Hindari Pembayaran Tunai, ITS Luncurkan Gerakan Infaq Digital Mahasiswa 2.000 Rupiah

klikjatim.com
Metode pembayaran digital untuk mencegah penularan Covid-19. (Istimewa)

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Metode pembayaran digital yang aman dan mudah menjadi salah satu pilihan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, dalam menggerakkan mahasiswa untuk berinfaq dan bersedekah di Masjid Manarul Ilmi ITS. Kegiatan yang dikemas dalam Launching Gerakan Infaq Digital (GIFT) Mahasiswa ITS 2.000 rupiah aja ini menggandeng Layanan Syariah LinkAja.

[irp]

Baca juga: Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Gubernur Khofifah: Organda Punya Peran Strategis di Balik Angka Ini

Alasan lahirnya inisitatif tersebut sebagai bentuk pemanfaatan teknologi digital untuk memudahkan mahasiswa dalam berinfaq dan bersedekah. Selain itu, juga semakin memperkuat komitmen ITS dalam mencegah penularan Covid-19 sesuai anjuran pemerintah melalui penggunakan pembayaran non-tunai.

Direktur Kemahasiswaan ITS, Dr Imam Abadi, S.T menyampaikan, ITS akan terus berinovasi di tengah hambatan yang ada. Hal tersebut sudah menjadi karakter civitas akademika ITS, khususnya di kalangan mahasiswa.

“Covid-19 bukan hambatan dalam bersedekah dan berinfaq, karena teknologi pembayaran digital untuk infaq dan sedekah tanpa kontak ini sebagai salah satu contoh inovasi untuk tidak diam di tempat. Karakter mahasiswa ITS untuk peduli kepada masyarakat melalui infaq dan sedekah dapat terus dilakukan, bahkan ditingkatkan meskipun di tengah pandemi,” terang Imam dalam sambutannya secara online seperti yang dilansir beritajatim.com.

Baca juga: Pertama di Indonesia, Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim: Hub Logistik Penguat Gerbang Baru Nusantara

Senada juga disampaikan oleh pengurus Masjid Manarul Ilmi ITS. Ketua Takmir Masjid Manarul Ilmi ITS, Dr. Muhammad Mashuri, M.T menuturkan, tujuan utama dari kegiatan ini adalah bagian dari gerakan memakmurkan Masjid Manarul Ilmi ITS, dengan mengikutsertakan mahasiswa sebagai civitas akademika ITS dengan jumlah terbesar. Walaupun GIFT hanya mengimbau mahasiswa untuk berinfaq dan bersedekah 2.000 rupiah saja, namun dengan jumlah yang besar akan terakumulasi nominal yang besar pula.

“Akumulasi yang besar tersebut dapat menjadi modal yang signifikan untuk kegiatan layanan ummat. Apalagi karena dapat dilakukan secara digital, maka dapat dilakukan kapanpun dan di manapun,” kata Mashuri.

Head of Sharia Unit LinkAja, Muhammad Isa Lombu mengaku sangat senang mendapatkan kesempatan berkolaborasi dengan ITS. Sehingga dukungan penuh telah diberikan agar dapat memudahkan seluruh civitas akademika ITS, khususnya para mahasiswa untuk berinfaq dan bersedekah secara digital.

Baca juga: Perkuat Bank Jatim, Gubernur Khofifah Gandeng Maybank Islamic Malaysia Bangun Ekosistem Halal Global

“Kolaborasi ini dapat dikembangkan tidak hanya untuk mahasiswa, namun juga seluruh civitas akademika ITS bahkan masyarakat umum dalam melakukan infaq dan sedekah dengan berbagai skema. Harapannya infaq dan sedekah bisa menjadi lebih mudah,” jelasnya.

Tidak hanya itu. Lebih lanjut Muhammad Isa Lombu juga mengungkapkan, melalui platform digital, seluruh infaq dan sedekah yang masuk ke Masjid Manarul Ilmi ITS semakin transparan dan akuntabel karena tercatat dengan baik sehingga lebih aman. (nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru