KLIKJATIM.Com | Surabaya - Terhitung sejak Januari 2021, hingga saat ini upah perawat Pondok Kesehatan Desa (Poskesdes) se-Jatim belum juga turun. Keterlambatan ini disebut imbas refocusing dana akibat pandemi Covid-19.
[irp]
Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim Fauzan Fuadi mengatakan, meski tak begitu besar, namun honor tersebut sangat berarti bagi para perawat. Bahkan, kata dia, hal yang sama juga pernah terjadi di tahun 2020 lalu.
"Amat sangat disayangkan tahun ini kembali terulang. Akan saya kawal dan advokasi langsung persoalan ini," ujarnya saat dikonfirmasi klikjatim.com, Jumat (28/5/2021).
Anehnya, keuangan Pemprov Jatim saat ini sebenarnya cukup untuk menggaji para tenaga kesehatan (nakes) di Ponkesdes. Sehingga, kata Fauzan, tidak ada alasan untuk menunda pencairan gaji tersebut.
"Kenapa gaji Ponkesdes tidak pernah tepat waktu ? Uang kita ada kok. Tenaga Ponkesdes adalah ujung tombak kita di lapangan. Jangan sampai kesejahteraan mereka diabaikan. Jangan kesampingkan haknya," tegas Anggota Komisi C DPRD Jatim itu.
Ia pun mendesak agar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memberikan perhatian serius terhadap persoalan ini. Jika masih saja berlarut-larut, ia tak segan untuk mempertanyakan secara langsung pada Paripurna DPRD Jatim.
"Saya sendiri yang akan interupsi dan tanyakan persoalan ini langsung di Paripurna DPRD Jatim yang dihadiri oleh gubernur, jika masih berlarut-larut terus. Mohon ini diperhatikan dengan serius. Tolong segera diatasi. Kepala Dinas terkait, apa mau gajinya dibayarkan terlambat ?," tanya dia.
Baca juga: Sinergi Kemnaker-FPPI: Buka Kran Akses Kerja dan Mandirikan Ekonomi Perempuan
Ia pun menilai jika Pemprov Jatim telah lalai terhadap kesejahteraan para tenaga kesehatan. "Poinnya, jangan ada keterlambatan rutin setiap bulan seperti yang sudah-sudah. Apa mau nunggu ribuan nakes Ponkesdes itu unjuk rasa dulu ke Grahadi ? Malu dengan kabupaten. Mereka anggarannya sudah siap, kita masih mbulet entah kenapa," tandasnya. (rtn)
Baca juga: Dipicu Dendam Lama Soal PTSL, Dua Pria Lansia di Sampang Duel Hingga Babak Belur
Editor : Redaksi