Penerbangan Surabaya-Sumenep dan Sebaliknya Masih Libur, Awal Juni Diperkirakan Sudah Bisa

klikjatim.com
Wings Air

KLIKJATIM.Com I Surabaya - Maskapai Wings Air (Wings Abadi Airlines) sudah satu tahun menghentikan pelayanan rute penerbangan dari Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya menuju Bandar Udara Trunojoyo Sumenep. Hal ini diprediksi akan berlangsung hingga akhir bulan Mei 2021.

[irp]

Baca juga: Pamit ke Ladang Usai Ashar, Lansia di Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia

“Wings Air belum bisa melaksanakan penerbangan pada rute tersebut. Ditambah situasi pandemi Covid-19,” kata Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (Bandara) Kelas III Trunojoyo Sumenep, M. Qodri Arqodri Arman, Jumat (21/5/2021).

Wings Air menghentikan pelayanan rute Sumenep-Surabaya sejak Maret tahun 2020 setelah Covid-19 melanda tanah air. Selain pengguna jasa transportasi udara minim dari Sumenep ditambah lagi dengan kebijakan yang ketat.

Menurut dia, pengguna jasa penerbangan Sumenep-Surabaya ditargetkan 35 seat. Namun, pengguna jasa tidak mencapai target sehingga penerbangan dihentikan.

“Jika sudah ada penumpang yang memenuhi target, akan kembali dioperasikan. Kami juga minta dukungan media [portalmadura.com, red] dengan adanya informasi ini masyarakat bisa kembali menggunakan maskapai Wings Air,” harapnya.

Baca juga: Ratusan Bikers Honda Meriahkan Vario Street Nation di Malang, Usung Street Culture dan Edukasi Safety Riding

Penjualan tiket jasa transportasi udara dengan maskapai Wings Air setiap harinya ada, kata dia, hanya saja pengguna jasa sangat minim. “Meski penjualan tiket menggunakan aplikasi, tetap tidak mencapai target,” ucap dia.

Sedangkan pelayanan menggunakan penerbangan perintis rute Sumenep-Pagerungan dan Sumenep-Bawean tetap beroperasi dengan jumlah maksimal. “12 seat terisi semua,” singkatnya.

Jarak tempuh Sumenep-Pagerungan perlu waktu satu jam dengan memanfaatkan Bandara Pagerungan, Desa Pagerungan Besar, Pulau Pagerungan, Kecamatan Sapeken.

Baca juga: Polres Jember Tangani 25 Kasus Narkoba, Jaringan Peredaran hingga Bali Terbongkar

Bandara Pagerungan tersebut milik Kontraktor Kontrak Kerja (K3S) Kangean Energi Indonesia, Ltd (KEI) yang disetujui Kementerian Perhubungan menjadi bandara umum. (*)

Editor : Suryadi Arfa

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru