Kepala Desa Cerme Lor Dorong Warganya Tak Abaikan JKN-KIS

klikjatim.com
Kepala Desa Cerme Lor, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Arifin menunjukkan kartu kepesertaan JKN-KIS miliknya. (ist)

KLIKJATIM.Com | Gresik – Sejak awal menjabat sebagai Kepala Desa Cerme Lor, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Arifin selalu memprioritaskan tentang jaminan kesehatan bagi seluruh warganya. Pada setiap kesempatan, ia selalu memastikan seluruh warganya memiliki jaminan kesehatan.

[irp]

Baca juga: Apresiasi Loyalitas, MPM Honda Jatim Siapkan 6 Unit Honda PCX160 Khusus untuk Konsumen Banyuwangi

Jaminan kesehatan yang dia maksud tidak lain, ada Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dapat memberikan banyak manfaat tanpa limit. “Dari awal saya disini, saya sudah tekankan kepada warga, bahwa kesehatan itu hal yang penting. Itu aset yang paling mahal. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memiliki JKN-KIS. Program pemerintah yang memang diwajibkan dan dapat memberikan jaminan saat kita sakit,” ujarnya.

Arifin menegaskan, bahwa dirinya tidak menginginkan warga di desanya mendapati masalah saat mereka sakit. Dia bahkan juga ikut menyampaikan informasi agar warganya yang telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS perorangan dapat membayar iuran tepat waktu. 

“Dengan kita memiliki jaminan kesehatan, artinya ada yang melindungi kita saat sakit. Program ini justru dapat membantu warga yang mungkin kurang beruntung dalam hal finansial. Dengan hanya rutin membayar iuran bagi peserta perorangan kita bisa memanfaatkan pelayanan kesehatan yang nilainya berpuluh-puluh juta, bahkan ratusan juta rupiah,” tuturnya.

Manfaat JKN-KIS sering dirasakan sendiri oleh Arifin dan keluarganya. Dia lantas menceritakan, saat sang istri menggunakan JKN-KIS untuk pengobatan radang tulang.

Baca juga: Sinkronisasi Pusat: Khofifah Pastikan WFH ASN Pemprov Jatim Berlanjut, Jadwal Geser ke Hari Jumat

“Istri saya pernah mengalami radang tulang. Saat itu harus menjalani rawat inap selama 12 hari. Mulai dari pendaftaran sampai istri saya sembuh dan bisa pulang ke rumah, kami mendapatkan pelayanan yang baik dan tidak diminta membayar apapun. Cukup dengan menunjukkan kartu JKN-KIS yang aktif,” tutur Arifin.

Hal yang dirasakan itulah yang membuatnya semakin terus memastikan kepesertaan JKN-KIS seluruh warganya aktif. Dia berharap, semua warganya mengikuti aturan-aturan pemerintah dalam hal kesehatan ini, demi pelayanan kesehatan yang merata.

“Kami hanya ingin agar masyarakat tidak khawatir saat musibah sakit menimpa. Oleh karenanya, masyarakat juga harus patuh terhadap aturan agar jaminan pelayanan kesehatan dapat diterima sesuai dengan haknya,” imbuhnya.

Baca juga: Perkuat Pendidikan Vokasi, MPM Honda Jatim Kini Miliki 17 TUK Astra Honda Berstandar Industri

Selain apresiasi terhadap manfaat JKN-KIS, Arifin juga mengapresiasi upaya-upaya yang dilakukan BPJS Kesehatan sebagai pengelola program JKN-KIS untuk terus memberikan kemudahan bagi warganya untuk mendapatkan hak jaminan kesehatan. “Saya sangat bersyukur dengan adanya kegiatan Mobile Costumer Service (MCS) yang diselenggarakan BPJS Kesehatan. MCS sudah beberapa kali datang ke sini. Lokasinya di Balai Desa, agar warga dapat mudah mengakses. Dengan adanya MCS ini membantu warga agar tidak perlu jauh-jauh datang ke Kantor BPJS Kesehatan karena bisa cetak kartu, ubah data, pendaftaran peserta baru, dan lain lain,” ungkapnya.

Dia terus berharap BPJS Kesehatan dan Pemerintah terus memberikan kemudahan bagi seluruh peserta JKN-KIS. Begitupun sebaliknya, masyarakat dapat lebih aware akan pentingnya jaminan kesehatan. (*)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru