KLIKJATIM.Com | Gresik - Sejumlah proyek di Kabupaten Gresik, yang dikuasai satu kontraktor PT Tripalindo dengan anak perusahaannya sedang disoroti kalangan dewan. Setelah terungkap melalui anak perusahaannya CV Surya Pranida, kini ditemukan kembali dari grup PT Tripalindo yang lain juga menguasai proyek-proyek besar. Yaitu, PT Liman Jaya Transmix.
Data yang dihimpun, pada tahun 2019 ini PT Liman Jaya Transmix mengerjakan sejumlah proyek jalan di Gresik. Total pagu anggarannya mencapai Rp 34,5 miliar.
Baca juga: Perkuat Semangat Kebersamaan Iduladha, MPM Honda Jatim Salurkan Puluhan Hewan Kurban
[irp]
Rinciannya, pembangunan Jalan RE Martadinata dengan anggaran Rp 12 miliar. Pembangunan Jalan Cerme-Metatu dengan anggaran Rp 12 miliar dan pembangunan Jalan Sekapuk–Ujungpangkah dengan anggaran Rp 10,5 miliar.
“Sepertinya PT Liman juga merupakan grup PT Tripalindo,” kata Sekretaris Komisi III DPRD Gresik, Abdullah Hamdi, saat dikonfirmasi awak media.
Baca juga: Jelang Iduladha, Khofifah Sidak Pasar Bojonegoro: Harga Bawang Merah Tembus Rp45 Ribu per Kilogram
Pihaknya menduga masih ada grup PT Tripalindo lainnya, yang telah memenangkan proyek di Gresik. Karena itu perlu ditelusuri lebih jauh lagi.
[irp]
“Ini sama saja dengan monopoli, karena semuanya dari grup itu,” lanjutnya.
Baca juga: Keren! Kemiskinan Ekstrem Jawa Timur Tersisa 0,29 Persen, Jauh di Bawah Rata-Rata Nasional
Walaupun ada beberapa kontraktor lain juga memenangkan lelang proyek di Gresik, namun pihaknya mengaku heran dengan grup PT Tripalindo. “Heran saja, karena pabrikan selain Tripalindo sangat banyak tapi kenapa tidak ada yang masuk," imbuhnya.
"Kondisi ini yang membuat pembangunan menjadi tidak maksimal, karena minim persaingan,” tambahnya. (nul/roh)
Editor : Redaksi