Warga Korban Lumpur Jadikan Salat Idul Fitri untuk Temu Kangen

klikjatim.com
KLIKJATIM.Com I Sidoarjo – Bertempat di Masjid Nurul Azhar, Desa Jatirejo Utara, Kecamatan Porong, ratusan warga korban lumpur melaksanakan salat Idul Fitri. Selain untuk merayakan kemenangan usai melewati Bulan Ramadhan, salat Idul Fitri ini sekaligus se

KLIKJATIM.Com I Sidoarjo – Bertempat di Masjid Nurul Azhar, Desa Jatirejo Utara, Kecamatan Porong, ratusan warga korban lumpur melaksanakan salat Idul Fitri. Selain untuk merayakan kemenangan usai melewati Bulan Ramadhan, salat Idul Fitri ini sekaligus sebagai sarana silaturahmi dan temu kangen warga.

[irp]

Baca juga: Kafilah Gresik Kembali Pertahankan Juara Umum MTQ XXXI di Jember

Takmir masjid Nurul Azhar, M Masruk mengatakan, sejak lumpur menyembur pada 29 Mei 2006 silam, masjid yang berada di Jalan Raya Porong rutin menggelar salat Idul Fitri . “Hari ini yang ke lima belas kalinya. Warga yang salat di sini bukan saja dari eks warga Jatirejo, namun juga desa sekitar seperti Ketapang, Mindi, Siring dan Kedung Bendo,” ucapnya, Kamis (13/5/2021).

Semenjak bencana lumpur menyembur 15 silam, otomatis warga berpindah tempat tinggal dan berpencar. Nah pada momen seperti ini, mereka kembali dipertemukan. Salah satu eks warga RW II Desa Jatirejo, Sumarni yang kini berumah di Japanan Pasuruan mengungkapkan, setiap kali mengikuti salat Idul Fitri di sini, dirinya selalu bertemu dengan bekas tetangganya. “Kami bisa kangen-kangenan,” tuturnya.

Karena masih dalam masa pandemi, usai menjalankan salat, warga tidak berpelukan ataupun bersalaman.

Baca juga: Bea Cukai Gresik Musnahkan 4,3 Juta Batang Rokok Ilegal

Masruk menambahkan, warga diwajibkan menerapkan protokol kesehatan. Di antaranya jemaah diwajibkan membawa sajadah sendiri, menjaga jarak dengan jemaah yang lain.

"Sebelum memasuki areal salat harus mencuci tangan, serta di ukur suhu badannya oleh petugas," jelas Masruk.

Masruk berharap,  dengan momen lebaran Idul Fitri 1442 H ini, ia berharap permasalahan ganti rugi korban lumpur segera dituntaskan. Pihaknya meminta kepada pemerintah untuk segera membereskan tanah wakaf.

Baca juga: KEK JIIPE Gresik Catat Investasi Hingga Triwulan I-2025 Capai Rp 87 Triliun

"Kami mendapatkan informasi bahwa untuk tanah wakaf, rencana tahun ini proses ruislag beres. Selain Masjid Nurul Azhar, ada delapan masjid wakaf di kawasan terdampak lumpur yang belum diselesaika. Kami sagat berharap di tahun 2021 ini semuanya tuntas," harap Masruk. (rtn)

Editor : Satria Nugraha

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru