KLIKJATIM.Com | Magetan - Insiden dugaan keracunan massal yang dialami puluhan warga Desa Plumpung, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, setelah mengikuti buka bersama masih terus diselidiki oleh polisi. Salah satunya dengan mengambil sampel sisa makanan berupa ayam bakar dan nasi.
[irp]
Baca juga: Apresiasi Loyalitas, MPM Honda Jatim Siapkan 6 Unit Honda PCX160 Khusus untuk Konsumen Banyuwangi
"Kita sudah kumpulkan sampel sisa makanan berupa ayam bakar dan juga nasi untuk bahan penyelidikan," ujar Kapolsek Plaosan, AKP Munir, saat dikonfirmasi, Kamis (29/4/2021).
Selain ingin mencari tahu kandungan sisa makanan, polisi juga meminta keterangan dari para korban di Puskesmas Plaosan. "Saat ini proses memintai keterangan sebagian korban yang dirawat di Puskesmas Plaosan," katanya.
Dari hasil sementara, para korban rata-rata mengaku usai menyantap ayam bakar dari acara buka bersama. "Itu yang paling banyak menjawab," tegasnya.
Baca juga: Sinkronisasi Pusat: Khofifah Pastikan WFH ASN Pemprov Jatim Berlanjut, Jadwal Geser ke Hari Jumat
Untuk jumlah korban diperkirakan masih bisa tambah. Karena jumlah undangan yang mengikuti buka bersama saat itu mencapai ratusan, dan jumlah korban sampai sekarang sudah 52 orang.
"Bertambah dari data jumlah undangan dan kita masih terus pantau ini," beber AKP Munir.
Diketahui sebelumnya, puluhan warga Dukuh Tawing, Desa Plumpung, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan mendadak mengalami pusing dan mual-mual usai menyantap hidangan buka bersama. Mereka diduga keracunan.
Baca juga: Perkuat Pendidikan Vokasi, MPM Honda Jatim Kini Miliki 17 TUK Astra Honda Berstandar Industri
Kepala Desa Plumpung, Jaelani Wahyudiarto mengatakan, awalnya yang merasakan pusing dan mual-mual hanya 10 orang. "Jadi (waktu) isya itu cuma 10 an orang saja," ujarnya.
Lalu bertambah. Hingga subuh tadi ada 52 warga mengalami gejala yang sama, yaitu mulas-mulas setelah menyantap ayam bakar sebagai menu buka bersama. (nul)
Editor : Fauzy Ahmad