Pekerja Migran Nekat Mudik ke Gresik, Siap-Siap Dikarantina 5 Hari di Stadion

klikjatim.com
Wabup Gresik saat memimpin rapat pencegahan mudik lebaran yang salahsatunya akan mengkarantina pekerja migran yang nekat mudik di stadion selama 5 hari

KLIKJATIM.Com | Gresik - Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Gresik diminta untuk tidak mudik lebaran tahun ini. Sebab, Pemerintah Kabupaten Gresik akan mengkarantina selama 5 hari di Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) jika nekat mudik.

[irp]

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, pihaknya fokus mempersiapan segala sesuatunya bagi pekerja migran asal Gresik yang terlanjur mudik ke Gresik. Mereka yang terlanjur mudik tersebut langsung masuk karantina selama 5 (lima) hari di Ruang Isolasi Gelora Joko Samudro (GJOS) Gresik.

Baca juga: Perkuat Transformasi Digital ASN, Pemkab Gresik Gandeng Kementerian Komdigi Gelar Government Transformation Academy 2026

“Kita harus membuat kebijakan tentang para pekerja migran ini. Tentu saja, kita tidak dapat menolak para pekerja migran Gresik yang sudah terlanjur terbang dan mendarat di Indonesia. Tidak mungkin kita menyuruh balik Kembali. Tentu saja kita harus menyiapkan segala sesuatunya untuk pencegahan penularan Covid 19 agar tidak timbul klaster baru. ” kata Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

Sekda Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno meminta kepada pihak Dinas Kesehatan untuk menyiapkan GJOS menjadi tempat karantina pekerja migran yang mudik. Selain itu, Dinas Perhubungan juga diminta  menyiapkan angkutan untuk para pekerja migran ini.

“Tolong agar berkoordinasi dengan pihak Propinsi Jawa Timur dan otoritas yang lain terkait kepulangan para pekerja migran asal Gresik ini” kata Pj Sekda.

Baca juga: Bupati Gresik Berangkatkan 376 Jamaah Haji Kloter 46

Meski sudah ditutup sebagai Ruang Isolasi Covid-19 sejak 29 Meret 2021 lalu seiring menurnnya paparan Covid di Gresik. Namun Sarana prasarana Ruang isolasi Covid GJOS masih ada. Kapasitas tempat tidur di ruang isolasi tersebut sebanyak 140 tempat tidur.

“Hanya tenaga Kesehatan yang perlu dikondisikan, karena setiap nakes yang akan masuk ke GJOS harus di test swab lebih dahulu untuk memastikan mereka negative Covid. Besok pagi semua tenaga yang ada di Gejos sebanyak 54 orang akan kami test swab Kembali. Selanjutnya langsung kita melaksanakan aktifitas” tandas Mukhibatul Khusnah Sekretaris Dinas Kesehatan Gresik.

Selain kebijakan karantina pekerja migran, pada rapat tersebut memutuskan untuk melaksanakan kembali penyekatan wilayah seperti tahun sebelumnya.

Baca juga: Lepas Jamaah Haji Kloter 46, Bupati Gresik Berpesan untuk Fokus Ibadah dan Jaga Kesehatan

Rakor kali ini dihadiri oleh Komandan Kodim 0817 Gresik Letkol Infantri Taufik Ismail dan Wakapolres Gresik, perwakilan dari Kantor Imigrasi Tanjung Perak, Perusahaan PJTKI dan seluruh anggota Satgas Covid. (ris)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru