Akibat Goncangan Gempa 6,1 SR, Kerugian di Tulungagung Capai Rp 700 Juta

klikjatim.com
Kapolres saat memberikan bantuan kepada korban terdampak gempa di Tulungagung. (ist)

KLIKJATIM.Com | Tulungagung – Kondisi bangunan dan rumah rusak di Kabupaten Tulungagung akibat goncangan gempa berkekuatan 6,1 skala richter pada Sabtu (10/4/2021) lalu, tercatat ada di 42 desa yang tersebar di 14 kecamatan. Di antaranya meliputi 75 rumah, 3 masjid, 1 musala, dan 1 kantor di Pasar Ngemplak Tulungagung.

[irp]

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

"Ada yang rusaknya itu temboknya pecah, ada yang sampai roboh, ada juga yang plafonnya jatuh, gentengnya juga, lain lain lah. Rusaknya macem macem," beber Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung, Soeroto, Selasa (13/4/2021).

Untuk tingkat kerusakannya beragam mulai dari rusak ringan hingga berat, dengan nilai kerugian mencapai sekitar Rp 700 juta. Contohnya di Desa Betak, Kecamatan Kalidawir ada 2 rumah yang kerusakannya cukup parah.

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Pihaknya juga sudah mengusulkan kepada Bupati Tulungagung untuk memberikan bantuan kepada warga terdampak gempa tersebut. Adapun bantuan yang diberikan bisa berupa bahan bangunan untuk membangun kembali rumah dan bangunannya yang rusak.

"Hari ini kita usulkan ke pak bupati, kita tindaklanjuti ke BPKAD agar bisa segera diproses untuk penyaluran bantuannya," ucap Soeroto.

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain untuk meringankan beban korban gempa. Salah satunya Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Tulungagung, yang memiliki sejumlah program untuk perumahan bagi warga yang membutuhkan.

"PU Perkim kan biasanya ada program rumah tak layak huni, siapa tau masih bisa dibantu dari program itu juga," pungkasnya. (nul)

Editor : Iman

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru