11 Kecamatan di Tulungagung Terdampak Gempa Bumi

klikjatim.com
Salah satu warga mengamati rumahnya yang roboh

KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung masih terus mengumpulkan data laporan kerusakan rumah dan bangunan, imbas gempa 6,1 skala richter yang terjadi pada Sabtu (10/04) siang tadi.

[irp]

Baca juga: Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas

Kepala BPBD Tulungagung, Soeroto mengatakan, sampai saat ini terdata puluhan rumah dan bangunan di 11 kecamatan mengalami kerusakan, dengan tingkat ringan sampai sedang.

"Kalau jumlah bangunan ada puluhan ya, kalau kecamatan yang terdampak sebanyak 11 kecamatan," ujarnya

Soeroto menjelaskan, kendati terdata di 11 kecamatan, namun letak rumah dan bangunan yang mengalami kerusakan tidak merata dan dengan jumlah yang tidak sama.

Kerusakan rumah dan bangunan paling banyak ditemukan di kecamatan Kalidawir, sedangkan di 10 kecamatan lainnya, jumlah rumah dan bangunan tak lebih dari 5 titik.

Baca juga: Peluang Besar untuk Sampang: Pengembangan Lapangan Hidayah Buka Potensi Jadi Daerah Penghasil Migas

"Kecamatan paling banyak kerusakannya di Kalidawir, sebagian lagi merata,tidak ada yang mencolok," ucapnya.

Soeroto menyebut, bangunan dan rumah yang rusak tersebut merupakan bangunan yang sudah tua dan reyot, selain itu bangunan yang rusak, bukan bangunan utama.

Melainkan bangunan tambahan, seperti atap emperan, kemudian sebagian genteng yang jatuh dan tembok yang retak.

Baca juga: CIMB Niaga Luncurkan OCTO Arena di Jakarta, Perluas Pengalaman Lifestyle Padel bagi Nasabah dan Masyarakat

"Ada genteng yang melorot, ada juga emperan yang ambruk, tembok dan tiang juga ada yang ambruk," pungkasnya.

Disinggung mengenai langkah yang diambil BPBD, Soeroto menyebut, selain melakukan pendataan, pihaknya akan melaporkannya kepada Bupati Tulungagung. (bro)

Editor : Iman

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru