KLIKJATIM.Com I Ponorogo - Puluhan pedagang Pasar Legi yang melakukan demo ditemui Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Rabu (7/4/2021). Sebelumnya, hanya 5 pedagang yang melakukan audinensi di ruang rapat Bantarangin.
[irp]
Baca juga: Komitmen Dekarbonisasi, TPK Semarang Bangun Fondasi Data Emisi Terukur untuk Daya Saing Global
Bupati Sugiri mengatakan akan melihat keadaannya seperti apa. Perihal tuntutan pedagang yang meminta dikembalikan seperti skema awal, kemudian ada beberapa lapak yang mendadak menghilang.
"Maka saya rapat dengan dinas terkait bu addin (Kepala Dinas Perdakum) dan pak sekda, " ujar Bupati Sugiri.
Nantinya, jika sudah mengambil keputusan akan dilakukan musyawarah. Dia berharap ada jalan tengah terkait keinginan pedagang maupun keputusan pemerintah.
Perihal lapak yang diperjual belikan, dia mengaku tidak mendengar. Pun dia Juga tidak paham itu.
Baca juga: Menaker Lantik 976 ASN, Tekankan Semangat Belajar, Integritas, dan Kekompakan
"Makanya kita dalami, mudah-mudahan tidak ada, Jika pun ada kita tegakkan, " janjinya.
Sementara pewakilan pedagang Pasar Legi, Eko Setyo Wahono mengatakan bahwa tuntutan dirinya dan teman-teman masih akan dibahas. Prosesnya membutuhkan waktu.
"Kami juga Akan dipanggil dalam hal pengaturan lapak. Ada titik terangnya. Jadi kami dilibatkan terkait pengaturan tempat, " pungkasnya.
Sebelumnya, puluhan pedagang Pasar Legi melakukan aksi, Rabu (7/4/2021). Mereka mempermasalahkan pembagian lapak di pasar yang baru selesai dibangun pada Januari 2021 lalu.
Puluhan pedagang itu membawa berbagai banner dengan tulisan. Seperti bertuliskan 'Bubarkan Mafia Lapak', 'Adili Para Tikus Lapak', 'Hapus Zonasi'. Mereka melakukan aksi di depan Pasar Legi dan depan Kantor Pemkab Ponorogo. (bro)
Editor : Fauzy Ahmad