KLIKJATIM.Com I Pasuruan - Para penghuni di Lapas Pasuruan Klas IIB Pasuruan harus bersabar karena kedatangan teman dari lapas lain. Jumlah warga binaan saat ini terus bertambah, hingga membuat kapasitas hunian overload.
[irp]
Baca juga: CIMB Niaga Luncurkan Kartu Kredit Indonesia Ritel untuk Dukung Ekosistem Pembayaran Nasional
Berdasarkan data terakhir, jumlah warga binaan di lapas itu berjumlah 826 orang yang terdiri dari 757 narapidana dan 69 tahanan. Sedangkan kapasitasnya hanya 300 orang.
“Kapasitas lapas saat ini 300 orang,” kata Kasi Binadik dan Giatja Lapas IIB Pasuruan, Wenda Indra Bahtiar.
Ditambahkan, sebagian besar narapidana merupakan pindahan dari lapas atau rutan lain. Seperti Bangil, Surabaya, Lumajang, dan Madura. ”Kalau dilihat dari domisilinya, mayoritas memang luar Pasuruan,” imbuhnya.
Baca juga: Lestarikan Budaya dan Kuliner Khas Tempo Dulu, Pasar Djadoel Grissee #5 Kembali Digelar di Gressmall
Kondisi lapas yang makin sesak itu tentu membuat petugas bekerja ekstra keras. Mereka harus memastikan kehidupan warga binaan tetap kondusif, nyaman dan terhindar dari konflik. Karena itu warga binaan terkadang dihadapkan dengan beragam kesibukan. Misalnya kegiatan di bengkel kerja.
”Itu memang menjadi salah satu program pembinaan. Sekaligus mengasah keterampilan warga binaan,” terangnya.
Baca juga: Puskesmas Pucuk Hadirkan SULINGBAMBU, Inovasi Suluh Keliling untuk Tekan Kasus DBD
Dengan keterampilan yang dipunyai sewaktu di bengkel kerja, bisa jadi bekal saat mereka kembali ke masyarakat. (hen)
Editor : Redaksi