KLIKJATIM.Com | Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus melakukan vaksinasi Covid-19 untuk para pedagang di pasar tradisional. Setelah di Pasar Kapasan, Pasar Genteng Baru, Pasar Karangpilang, Pasar Pegirian dan Pasar Wonokusumo pada Kamis (1/4/2021) lalu, kini vaksinasi giliran menyasar beberapa pasar yang masuk dalam pengelolaan PD Pasar Surya.
[irp]
Baca juga: Sinkronisasi Pusat: Khofifah Pastikan WFH ASN Pemprov Jatim Berlanjut, Jadwal Geser ke Hari Jumat
Antara lainnya di Pasar Wonokromo, Pasar Pucang Anom, Pasar Tambahrejo, Pasar Pabean, Pasar Kendangsari, Pasar Dupak Bandarejo, Pasar Balongsari, Pasar Manukan Kulon, dan Pasar Babaan. Ada pula Pasar Blauran Baru, dan Pasar Dukuh Kupang.
Data sementara menyebutkan, para pedagang yang menjalani vaksinasi hari ini ada sebanyak 2.266 orang. Jumlah ini belum termasuk para pedagang yang telah menjalani vaksinasi lebih awal.
Baca juga: Perkuat Pendidikan Vokasi, MPM Honda Jatim Kini Miliki 17 TUK Astra Honda Berstandar Industri
Direktur Teknik dan Usaha PD Pasar Surya, Muhibuddin mengatakan, untuk penentuan lokasi vaksinasi dikoordinasikan dengan Dinkes yang mengacu beberapa pertimbangan. Misalnya tempat yang luas dan ada akses untuk mobil ambulance.
"Misalnya, kalau Pasar Pucang Anom, Pasar Wonokromo, Pasar Pabean atau Pasar Tambahrejo, vaksinasinya dilaksanakan di pasar karena kita memiliki tempat yang cukup longgar," ujarnya.
Baca juga: Perkuat Semangat Kebersamaan Iduladha, MPM Honda Jatim Salurkan Puluhan Hewan Kurban
Tahapan sebelum mulai vaksinasi, Pemkot Surabaya telah melakukan sosialisasi terlebih dahulu. Baru setelah itu pendataan peserta yang akan divaksin. "Nama-nama peserta vaksin yang sudah terdata itulah yang diprioritaskan untuk divaksin," lanjutnya.
Sedangkan bagi pedagang yang baru mendaftar hari ini masih menunggu jadwal pelaksanaan vaksinasi. "Nama yang baru daftar tetap direkap, kemudian diserahkan ke Dinkes sebagai pendaftar vaksinasi. Kapan mereka divaksin dan bertempat di mana, kita akan koordinasikan kembali dengan pihak puskesmas setempat," tambahnya. (nul)
Editor : Redaksi