Baca juga: 7 Karyawan Terkonfirmasi Covid, BNI Madiun Lockdown
"Bencana merata. Di Kabupaten Madiun sebelah selatan di Kecamatan Dagangan banjir. Kemudian di Kecamatan Kare dan kami sudah ke Kecamatan Gemarang," ujar Bupati Madiun, Ahmad Dawam, Jumat (2/4/2021) pagi.
Dia mengatakan dari beberapa kecamatan yang dikepung bencana, Kecamatan Gemarang paling parah. Pasalnya banjir bandang
menerjang Dusun Gemuruh, Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang, mengakibatkan ternak warga hanyut.
"Tdak ada korban jiwa. Tetapi ada ternak warga yang hanyut," tambah Kaji Mbing--sapaan akrab--Ahmad Dawami.
Dia menyebut bahwa ternak yang hanyut berupa satu ekor sapi dan sebuah kandang ayam potong hanyut. "Itu laporan yang masuk ke kami," tambahnya.
Pun banjir bandang di mengakibatkan jebolnya dam di Gemarang dan tebing longsor menutup jalan desa. Dia mengaku untuk jebolnya dam akan dikoordinasikan dengan pihak balai besar wilayah sungai (BBWS) Bengawan Solo.
"Ini dam BBWS. Saya akan membuat laporan untuk dicek dan segera diperbaiki," jelasnya.
Baca juga: Jembatan Ambrol Ponorogo Berbuntut Panjang, Pemkab Putus Kontrak CV
Sementara itu Kapolsek Gemarang AKP Miftahudin saat dikonfirmasi mengatakan kerugian akibat dari banjir bandang ditaksir mencapai hampir Rp 150 juta.
"Untuk kerugian kandang ayamnya saja sekitar Rp 100 juta dan seekor sapi Rp 20 juta belum kerusakan lainnya mungkin hampir Rp 150 juta an," pungkasnya. (bro)
Baca juga: Tak Bisa Lakukan Perbaikan, DPUPP Ponorogo Hanya Mampu Kirim Tenaga Bantu Pengecoran
Editor : Fauzy Ahmad