Hujan Lebat, Bencana Mengepung Wilayah Kabupaten Madiun

klikjatim.com

KLIKJATIM.ComMadiun - Hujan lebat mengguyur merata di wilayah Kabupaten Madiun, Kamis (1/4/2021) malam. Akibatnya kabupaten yang berjuluk kampung pesilat itu dikepung bencana.

Baca juga: 7 Karyawan Terkonfirmasi Covid, BNI Madiun Lockdown

[irp]

"Bencana merata. Di Kabupaten Madiun sebelah selatan di Kecamatan Dagangan banjir. Kemudian di Kecamatan Kare dan kami sudah ke Kecamatan Gemarang," ujar Bupati Madiun, Ahmad Dawam, Jumat (2/4/2021) pagi.

Dia mengatakan dari beberapa kecamatan yang dikepung bencana, Kecamatan Gemarang paling parah. Pasalnya banjir bandang 

 menerjang Dusun Gemuruh, Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang, mengakibatkan ternak warga hanyut.

"Tdak ada korban jiwa. Tetapi ada ternak warga yang hanyut," tambah Kaji Mbing--sapaan akrab--Ahmad Dawami.

Dia menyebut bahwa ternak yang hanyut berupa  satu ekor sapi dan sebuah kandang ayam potong hanyut. "Itu laporan yang masuk ke kami," tambahnya.

Pun banjir bandang di mengakibatkan jebolnya  dam di Gemarang dan tebing longsor menutup jalan desa. Dia mengaku untuk jebolnya dam akan dikoordinasikan dengan pihak balai besar wilayah sungai (BBWS) Bengawan Solo.

"Ini dam BBWS.  Saya akan membuat laporan untuk dicek dan segera diperbaiki," jelasnya.

Baca juga: Jembatan Ambrol Ponorogo Berbuntut Panjang, Pemkab Putus Kontrak CV

Sementara itu Kapolsek Gemarang AKP Miftahudin saat dikonfirmasi mengatakan kerugian akibat dari banjir bandang ditaksir mencapai hampir Rp 150 juta.

"Untuk kerugian kandang ayamnya saja sekitar Rp 100 juta dan seekor sapi Rp 20 juta belum kerusakan lainnya mungkin hampir Rp 150 juta an," pungkasnya. (bro)

Baca juga: Tak Bisa Lakukan Perbaikan, DPUPP Ponorogo Hanya Mampu Kirim Tenaga Bantu Pengecoran

Editor : Fauzy Ahmad

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru