KLIKJATIM.Com | Malang - Harapan Arema FC untuk bisa lolos ke delapan besar di Piala Menpora 2021 tinggal impian pasca mengalami kekalahan saat menghadapi PSIS Semarang 2-3 di Stadion Manahan Solo , Selasa (30/3/2021). Kini posisi Tim Singo Edan berada di urutan bawah atau juru kunci di Grup A.
[irp]
Baca juga: Tiga Warga Malang Jadi Tersangka Perusakan dan Penganiayaan Wisatawan Surabaya
Pada laga terakhir melawan PSIS Semarang, Singo Edan sempat membuka peluang saat Dedik Setiawan mencetak gol di menit ke-8. Namun menjelang turun minum Arema FC kebobolan oleh gol Komarudin hingga menyamakan kedudukan 1-1. Ketika babak kedua dimulai Arema FC kembali kebobolan di menit 63 oleh bek PSIS Semarang, Pratama Arhan lewat tendangan bebas melengkung menggunakan kaki kiri.
Tim arahan Kuncoro ini sempat kembali menyamakan kedudukan dari gol kedua Dedik melalui titik penalti, skor 2-2. Menjelang akhir pertandingan tepat pada menit 90 Arema FC kembali kebobolan lagi oleh Riyan Ardiansyah yang baru masuk di menit 70. Gol itu membuat Arema terpuruk karena gagal mendapat poin.
Baca juga: 170 Orang Diamankan Buntut Demo Ricuh, Arema FC Bubar?
Pelatih Arema FC, Kuncoro, langsung melakukan evaluasi penampilan anak asuhnya di tiga laga yang telah mereka lalui. Dia menyebut, bermain sepak bola memang tidak mudah karena membutuhkan konsentrasi, chemistry, dan kerja keras di setiap pertandingan.
“Kami lakukan evaluasi dari hasil hari ini. Ini buat pelajaran, jadi untuk ke depannya main sepak bola itu enggak bisa enak-enakan. Harus kerja keras membangun chemistry antar pemain. Cuma datang ke tim dengan kondisi bagus terus enggak kerja keras, ya sulit,” kata Kuncoro.
Baca juga: Waketum PSSI Iwan Budianto Mundur dari PSSI
Kuncoro berharap, hasil yang diperoleh Arema FC di Piala Menpora 2021 dapat menjadi pelecut para pemain untuk meningkatkan kemampuan saat mengarungi Liga 1 musim ini.
Dia mengingatkan, seusai Piala Menpora, penggawa Arema FC harus bekerja keras untuk membenahi kelemahan mereka, terutama masalah chemistry antar pemain. “Ya itu kondisinya dan ini untuk pelajaran dan juga jadi masukan bagi pelatih,” ujar dia lagi. (ris)
Editor : Wahyudi