KLIKJATIM.Com | Gresik — Sebuah rumah di Jalan Raya Desa Kembangan ambruk usai ditimpa truk. Truk masuk ke area pemukiman warga setelah tidak kuat menanjak di Jalan Mayjend Soengkono, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik, Kamis (18/3/2021).
[irp]
Baca juga: Kembali Dari Bawean, Bupati Yani Lepas Keberangkatan Bantuan dan Kunjungi Korban Luka Gempa Bawean.
Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 100 juta. Kecelakaan membuat kemacetan di ruas alternatif jalur lingkar Selatan Kota Gresik ini. Kecelakaam yang menimpa rumah milil Syamsuri (60) terjadi sekitar pukul 11.30. Saat itu penghuni rumah beukuran 4 x6 meter tidak ada di dalam rumah. Kejadian ini membuat geger warga sekitar di area kejadiantersebut.
Menurut Syamsuri, saat kejadjan dia memang todak ada dalam rumah. Saat itu dia dan abggota keluarga lainnya sedang keluar panen ke kebunnya. Warga Dusun Sumber Jobo Desa Kembangan Kecamatan Kebomas menjelaskan, dirinya tidak sedang di rumah bersama istrinya.
“Ke sawah semua, saya dan istri panen DI sawah,” ungkapnya di lokasi, Kamis (18/3/2021).
Syamsuri yang juga seorang muadzin masjid agung itu mengaku baru saja melakukan renovasi rumahnya tahun 2019. Salah satu saksi Abah Syuaib menerangkan truk muatan pasir besi itu berjalan dari arah timur ke barat.
“Usai melewati jalan turunan di lokasi Condordipo truk miring, dan menimpa rumah,” katanya.
Sopir truk nopol W 8624 UT yang dikemudikan Agus Joko Susilo (39) Asal Pemuda Nglames tr tw 008 003 Desa nglames Kecamatan / Kabupaten Madiun mengaku memang rem blong saat berjalan di lokasi kejadian.
Baca juga: Naik Sepeda Angin, Pria Paruh Baya di Gresik Ini Tewas Terlindas Truk Trailer di Manyar
“Biasanya gigi tiga direm bisa, tapi ini tidak bisa, lalu ada banyak mobil didepan, dan memang miring,” ungkapnya.
Agus menambahkan, muatan pasir tersebut berangkat dari Margomulyo tujuan ke Manyar.
Hingga saat ini di lokasi masih ada petugas Sat Lantas Polres Gresik untuk identifikasi dan tindak lanjut. (ris)
Editor : Redaksi