Paska Atap Ambruk, Sejumlah Siswa SDN Gentong Masih Trauma Sekolah

klikjatim.com
Wali murid dan guru mengunjungi rumah duka salah satu korban meninggal akibat ambruknya atap kelas di SDN Gentong. (Didik N/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com ǀ Pasuruan – Peristiwa maut ambruknya atap ruang kelas SDN Gentong di Jalan KH Sepuh nomor 49 Keluruhan Gentong, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, telah membekas dan menjadi trauma bagi anak didik. Bahkan sejumlah murid masih takut untuk masuk sekolah.

Rasa trauma itu salah satunya diakui oleh salah seorang wali murid di SDN Gentong, Andi. Menurut dia, saat ini anaknya masih trauma dan ketakutan masuk sekolah.

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

[irp]

“Waktu saya tanya kenapa takut? Dan jawabnya, karena teman sekelasnya keruntuhan atap sekolah," urai Andi kepada awak media, Rabu (6/11/2019).

Menurutnya, perasaan trauma itu dinilai wajar. Tapi secara perlahan dirinya akan berusaha memberikan penjelasan kepada anaknya agar tetap mau sekolah.

"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur karena anak saya selamat dari kejadian itu," ujarnya.

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Hal senada juga disampaikan wali murid kelas 2B SDN Gentong, Ila. “Kebetulan anak saya satu bangku dengan Irza Almira (korban meninggal) dan sekarang masih takut masuk sekolah. Sudah saya coba bujuk agar mau masuk sekolah tapi tidak berhasil,” imbuhnya.

[irp]

Diceritakan Ila, ketika itu anaknya sempat mendengar suara keras dari atas. Lalu dengan cepat bersembunyi di bawah meja. “Saya bersyukur (anaknya, red) selamat,” ujarnya.

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

Saat ini kondisi anaknya tersebut masih dalam tahap pemulihan dari trauma. Diharapkannya, bisa segera pulih dan bersedia sekolah lagi.

Dapat diketahui sebelumnya, empat atap ruang kelas di SDN Gentong, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan mendadak ambruk tanpa diserta hujan maupun angin kencang. Akibat dari insiden ini dua orang meninggal dan belasan korban luka-luka. (dik/hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru