KLIKJATIM.Com | Situbondo - Kegiatan usaha tambang Galian C di Desa Tambak Ukir, Kecamatan Kendit, Situbondo mendapat protes sebagianbesar warga di dekat lokasi. Mendapat protes ini, pengusaha tambang akhirnya menutup sementara usai pertemuan dengan perwakilan warga.
[irp]
Baca juga: Dua Warga Situbondo Hilang Terseret Banjir Bandang
Warga mendesak agar tambang tidak beroperasi sementara waktu, sampai pengusaha tambang memperbaiki kerusakan jalan di desa tersebut. Sebab warga butuh jalan yang aman dan nyaman. Mengingat jalan yang dilalui dump truck rusak berat.
Permintaan warga akhirnya disetujui pengusaha tambang. Meskipun sebelumnya, sempat terjadi debat cukup sengit. Matrosi (45), salah seorang warga Desa Tambak Ukir mengatakan, permintaan warga agar tambang ditutup sementara waktu bukan tanpa alasan.
Baca juga: Longsor Lereng Gunung Argopuro Terjang Dua Rumah di Situbondo
Menurutnya masyarakat hanya ingin pengusaha tambang bertanggung jawab dan segera melakukan perbaikan jalan. Bukan hanya janji-janji saja. “Karena selama ini kami terus menunggu, kapan jalan kami bisa kembali seperti semula. Katanya mau diperbaiki. Sampai sekarang ternyata masih rusak,” kata Matrosi.
Dia dan warga berharap dengan penutupan tersebut, pengelola tambang bisa menyegerakan perbaikan. “Saya yakin pengelola tambang akan segera melakukan perbaikan. Karena jika tidak, warga akan tetap menolak tambang beroperasi,” bebernya.
Baca juga: Tiga Rumah Ambruk Akibat Hujan Deras Disertai Angin Kencang di Situbondo
Operator alat berat tambang Tambak Ukir, Kotiban, mengatakan, pengelola tambang sejatinya sudah benar-benar akan menutup usaha tersebut sementara waktu. Terbukti, alat berat yang disewa akan dikembalikan ke Banyuwangi.
“Ini sudah persiapan untuk mengembalikan ekskavator. Karena rugi kalau alat beratnya diam disini, sementara tambang tidak beroperasi,” katanya. (hen)
Editor : Apriliana Devitasari