Gubernur Jatim Minta Kabupaten Malang Genjot Potensi Ekonomi Kerakyatan

klikjatim.com
Bupati Malang HM Sani saat menyaksikan Gubernur Jatim menandatangani berita acara sertijab.

KLIKJATIM.Com | Malang - Pemerintah Kabupaten  Malang diminta menggenjot potensi perkonomian masyarakat. Harapannya, ekonomi kerakyatan akan tumbuh dan berkembang sejalan hadirnya proyek ekonomi nasional seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kecamatan Singosari, Malang.

[irp]

Baca juga: Kukuhkan 76 Anggota Paskibraka Jatim 2026, Gubernur Khofifah Tegaskan Amanah Jaga dan Perkuat Semangat NKRI

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat memimpin Sertijab Bupati Malang  H.M Sanusi dan Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto, di ruang Paripurna, Gedung DPRD Kabupaten Malang, Senin (8/3/2021).  hadir dalam acara sertijab tersebut beberapa staf Pemerintah Provinsi Jatim Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kabupaten Malang, Walikota Malang Sutiaji dan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko.

Menurut Khofifah,  ada beberapa potensi di Kabupaten Malang yang dapat digenjot untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

Baca juga: Gelar Pasar Murah ke-93 di Nganjuk, Pemprov Jatim Dorong Pengendalian Inflasi dan Semarakkan Nasionalisme

"Potensi ini bisa berkesinambungan dengan sejumlah proyek nasional seperti kawasan ekonomi khusus (KEK) Singosari. Sektor pertanian diharapkan juga bisa tumbuh. Meskipun sempat kontraksi, dan karena topografinya, diharapkan bisa tumbuh. KEK Singosari juga terus dimonitor Kemenko Perekonomian. Sehingga, saya minta, tim dari Kabupaten Malang bisa pro aktif agar progresnya bisa jadi lebih berwarna,” tegasnya.

Di tempat yang sama Bupati Malang H.M Sanusi menyampaikan beberapa hal yang ditargetkan bisa tumbuh dalam kepemimpinannya di periode 2021-2024. “Kalau di sektor pertanian, kita punya padi yang semula hanya bisa panen 8 ton, sekarang kita punya padi jenis brang biji, bisa panen 15 ton dalam satu kali panen. Dan sudah beberapa kali panen. Dan tentunya, beberapa hasil produksi lain, akan kita upayakan untuk bisa ekspor,” pungkasnya. (ris)

Baca juga: Pemprov Jatim Percepat Pemetaan Sumber Air untuk Antisipasi Kekeringan Lahan Pertanian

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru