KLIKJATIM.Com | Surabaya - Pendistribusian vaksin Covid-19 tahap kedua di 38 kabupaten/kota di Jatim ditinjau langsung oleh Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Penny K. Lukito.
[irp]
Didampingi Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jatim Herlin Ferliana, Penny melihat langsung Instalasi Farmasi Pemerintah (IFP) dan memastikan kondisi gudang penyimpanan vaksin Covid-19 telah sesuai standar.
Tidak hanya itu, Penny juga dipameri Heru Cool Room yang ada di Dinkes Jatim. Selain itu, kata dia, Pemprov Jatim juga sudah menyiapkan kendaraan berpendingin pengangkut vaksin Covid-19 yang sudah tersebar di semua kantor Dinkes kab/kota di Jatim.
Tidak hanya itu saja, Mantan Bupati Tulungagung itu juga mengatakan bahwa pihaknya memiliki 1.812 lemari es, 12.918 vaccine carrier, 1.286 alat pemantau suhu continyu serta 618 cool box.
Baca juga: Wagub Emil Dorong Kemandirian Ekonomi dan Ketahanan Keluarga
Karena itu, dengan kelengkapan alat yang ada, Heru optimis bahwa Jatim sudah siap menjalankan vaksinasi tahap dua yang diberikan kepada pelayan publik serta para lansia.
"Jawa Timur sudah sangat siap menerima kiriman vaksin dari pusat. Kita juga sudah berkoordinasi dengan pemkab/pemkot supaya pendistribusiannya bisa berjalan secara terus menerus," jelasnya.
Sementara itu, Penny mengapresiasi penuh Pemprov Jatim dalam upaya pendistribusian vaksin ke berbagai daerah. Ia menilai, Jatim sangat sigap dan cepat dalam mengirimkan vaksin ke 38 kabupaten/kota. Hal ini dirasa sebagai bentuk kerjasama yang baik antara pemerintah pusat dan daerah.
Baca juga: Wagub Emil Beberkan Strategi Jatim Perkuat Ketahanan Fiskal dan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
"Patut diapresiasi adalah kinerja dari penyerapan vaksin yang sudah didistribusikan dan diserap oleh kabupaten/kota di Jatim. Harapannya memang akan terus berlanjut terus dari pusat hingga ke daerah," ungkap Penny.
Ia menyebut, berbagai standar keamanan juga telah dipenuhi oleh Pemprov Jatim. Misalnya seperti kesiapan Genset yang terus mengontrol suhu ruang penyimpanan vaksin di kisaran 2-8 derajad celcius. "Kita perlu semuanya terlibat guna mencapai herd immunity di Indonesia. Utamanya fasilitasnya, dan proses distribusi yang baik," pungkas Penny. (ris)
Editor : Redaksi