KLIKJATIM.Com I Lumajang - Tradisi Ontalan tetap lestari khususnya di kalangan warga keturunan Madura di Lumajang Jawa Timur. Tradisi ini telah turun temurun menjadi bagian dari lelakon adat pertunangan atau perkawinan. Ontalan dari kata ontal, yaitu melempar. Kerabat dari calon mempelai laki-laki melempar uang bergantian untuk hadiah calon istri.
[irp]
Baca juga: Hore..Sirkuit Sepatu Roda Standar Internasional Sudah Bisa Digunakan
Seperti di Kampung Jatilan, Desa Tegal Randu, Kecamatan Klakah. Sebuah acara pertunangan dirumah salah seorang warga yang lagi ramai melakukan tradisi Ontalan, Sabtu (20/02) sore.
“Kita dari Desa Mlawang mas, bersama rombongan mengantar keluarga wanita ke rumah calon atau tunangan pria. Beberapa waktu lalu keponakan saya dilamar, jadi sekarang kita gantian kesini,” kata Karto.
Baca juga: Baru Bebas dari Penjara, Maling Motor Spesialis Parkiran Masjid ini Kembali Ditangkap
Dia menceritakan, di Klakah sudah lazim setiap acara pertunangan ataupun pernikahan tradisi Ontalan selalu dilakukan. Pasca keluarga pria menyambut kedatangan rombongan keluarga wanita, dengan didahului dengan serah terima atau sambutan dari kedua belah pihak dan terkadang juga ada ceramah agama dari alim ulama.
Setelah acara makan bersama kedua mempelai dipersilahkan untuk duduk berdua di kursi depan rumah atau teras. Di depan kedua mempelai ditaruh sebuah nampan atau wadah. Semua kerabat dan handai taulan dari keluarga pria memberikan uang secara bergantian dengan menaruh pada sebuah wadah yang telah dipersiapkan.
Baca juga: Usulan Formasi CPNS 2021, Lumajang Prioritaskan Tenaga Kesehatan dan Infrastruktur
Bahkan ada yang menghias uang lalu mengalungkannya pada si wanita. Setelah semua orang selesai melakukan Ontalan, uang tersebut dihitung ramai-ramai lalu dibungkus dan diberikan pada mempelai wanita.
Acara tersebut sangat unik, maka bagi anda para wanita yang mendapatkan tunangan atau suami orang Lumajang. Jangan kaget jika nanti disambut dengan tradisi Ontalan. (rtn)
Editor : Redaksi