BNI Surabaya dan Malang Bersama Dispertan Jatim Gelar Work Shop Pengelolaan Kartu Tani

klikjatim.com
Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak menyaksikan penandatanganan kerjasama BNI terkait kartu tani

KLIKJATIM.Com | Surabaya -  BNI Wilayah Surabaya dan Malang bekerja sama dengan Kementrian Pertanian, Kemenko Perekonomian, PIHC dan Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan “Workshop Percepatan Pengelolaan Kartu Tani Jawa Timur 2021”.  Workshop Kartu Tani yang diselenggarakan pada hari Rabu, 17 Februari 2021 di Hotel JW Marriott Surabaya.

[irp]

Baca juga: Gila, Suami di Surabaya Tega Jual Istri Seharga Rp 500 Ribu

Kegiatan workshop tersebut merupakan media diskusi antar instansi meliputi BNI, Kementerian Pertanian, Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur dan Kemenko Perekonomian serta dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak,  Direktur Hubungan Kelembagaan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Sis Apik Wijayanto, Pemimpin BNI Wilayah Surabaya Muhammad Gunawan Putra, dan Pemimpin BNI Wilayah Malang Beby Lolita Indriani.  

Baca juga: TTL Berbagi Kebahagiaan Ramadhan bersama 141 Anak Yatim

Kartu Tani merupakan sarana akses layanan perbankan yang terintegrasi seperti simpanan, transaksi penyaluran pinjaman) dan juga berfungsi sebagai kartu subsidi/wallet. "Kartu Tani membangun sistem agar program pemerintah bisa tepat seperti yang diinginkan sesuai asas 7T (Tepat Jumlah, Jenis Waktu, Tempat, Mutu, Harga dan Sasaran)," ujar Pemimpin BNI Wilayah Surabaya Muhammad Gunawan Putra. 

BNI menginisiasi dilaksanakannya workshop tersebut sebagai bentuk evaluasi implementasi Kartu Tani 2020 dan upaya percepatan distribusi kartu tani di Jawa Timur. Pada tahun 2021 untuk Jawa Timur distribusi Kartu Tani ditargetkan 100%.

Baca juga: Hadiri Sharing Session di RSUD Dr. Soetomo, Pj. Gubernur Adhy Pesankan Pelayanan Berkualitas dan Sinergitas

"Dengan adanya workshop kartu tani tersebut BNI sebagai agent of development turut menyukseskan program pemerintah dalam bidang pertanian dan berharap semoga kedepan para petani di Jawa Timur lebih mudah menjalankan aktivitasnya agar bisa meningkatkan kualitas dan hasil panen sehingga mendorong program pemerintah dan meningkatkan kesejahteraan para petani itu sendiri," ujarnya. (ris)

Editor : Much Taufiqurachman Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru