Alhamdulillah..Jawa Timur Hampir Bebas dari Zona Merah Covid-19

klikjatim.com
Sebaran zonasi kasus Covid-19 di Jawa Timur. (Sohibul Anwar/klikjatum.com)

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Kebijakan penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa Timur (Jatim) memberikan dampak signifikan. Buktinya, daerah di Provinsi Jatim yang masih status zona merah Covid-19 tersisa hanya satu yakni Kabupaten Jombang.

[irp]

Baca juga: Pencarian Korban Tenggelam di Perairan Pulau Mandangin Sampang Masih Nihil

Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Jatim, dr Makhyan Jibril menilai penerapan PPKM jilid I, II hingga mikro selama satu bulan terakhir mulai menunjukkan hasil yang nyata dan signifikan. "Upaya-upaya yang dilakukan selama satu bulan terakhir menunjukkan hasil yang signifikan. PPKM yang dilaksanakan dengan dukungan masyarakat, aparat maupun pemerintah, hari ini mulai menunjukkan hasil yang nyata, baik itu PPKM satu, dua maupun PPKM mikro," ujar Jibril kepada klikjatim.com, Rabu (17/2/2021).

Berdasarkan jumlah Bed Occupancy Rate (BOR) ruang rawat isolasi pasien Covid-19 di Jatim juga menurun cukup signifikan di angka 51 persen. Padahal sebelum diberlakukan PPKM telah menyentuh angka 90 persen.

Baca juga: Hadiri Pembukaan Piala Gubernur Jatim Open Woodball 2026, Arumi Bachsin Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi Dunia

"Kita bisa melihat dari capacity rate yang semakin turun. Dari BOR isolasi biasa yang saat ini sudah mencapai 51 persen, padahal standard WHO adalah 60 persen," jelasnya.

Adapun kasus positif Covid-19 di Jatim per hari Rabu (17/2/2021) mencapai 123.860 kasus. Sedangkan jumlah angka pasien sembuh sebanyak 110.575 pasien, dan kasus meninggal akibat Covid-19 sebanyak 8.702 orang.

Baca juga: Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Gubernur Khofifah: Organda Punya Peran Strategis di Balik Angka Ini

"Jangan sampai lengah, kalau kita lengah kita bisa seperti pada bulan Januari, kita kembali zona merah di delapan daerah lagi. Apalagi kita tahu zona merah banyak muncul pasca libur panjang," tandasnya. (nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru