KLIKJATIM.Com | Lamongan - Amblesnya tanah di bantaran sungai Bengawan Solo pada musim kemarau ini mengakibatkan bencana longsor di kecamatan Laren, tepatnya di Desa Laren Kecamatan Laren Kabupaten Lamongan. Pemangku kewenangan terkait meminta agar warga sekitar direlokasi.
"Kita tunggu rekom dari BBWS, karena mereka selaku pemangku wilayah, kemarin juga sudah di bahas wacana relokasi tersebut, Sudah di bahas bersama di tingkat OPD, nanti arahnya akan secepatnya di lakukan relokasi”, kata Achmad Zaini Sekertaris BPBD Lamongan. Selasa (15/10/2019).
[irp]Longsor sepanjang 500 meter, dengan lebar 1 meter dan kedalaman mencapai 3 meter. Berdampak pada sejumlah rumah penduduk yang menjadi tempat tinggal mereka selama bertahun-tahun terancam untuk di lakukan relokasi karena mengalami longsor.
Zaini mengatakan pihaknya akan langsung di koordinasikan dengan BBWS bersama dengan OPD, Pemerintah Provinsi, kecamatan Laren dan Pemerintahan Desa Laren itu sendiri. Karena yang lebih tahu titik-titiknya yang longsor dan ambles itu adalah pihak kecamatan dan Desa.
” Sebetulnya mau tidak mau pihak dari kecamatan atas musibah ini, sudah harus melaporkan kepada bupati, karena mereka sebagai pemangku wilayah dan tahu persis letaknya longsor itu di mana saja”, jelasnya.
[irp]Ditambahkan Zaini, Badan Kebencanaan Daerah, hanya sebatas memfasilitasi, kalau untuk relokasi, pemindahan dan ganti rugi itu ada di tangan BBWS. Namun, kata dia, alangkah baiknya pihak kecamatan melaporkan terlebih dahulu kepada bupati.
Pihak kecamatan telah berinisiatif untuk mengumpulkan penduduk terdampak untuk di lakukan relokasi. ” Kita akan bantu masyarakat terdampak dengan berbagai cara, termasuk untuk logistiknya, kalau yang lainnya itu kewenengan ada di BBWS”, tandasnya.
Camat Kecamatan Laren, Naim mengusulkan agar secepatnya penduduk terdampak longsor segera dilakukan untuk relokasi. Mengingat bencana longsor dan tanah ambles itu sudah dekat sekali dengan permukiman penduduk Desa Laren.
” Meskipun tanah longsor statusnya masih waspada, saya usulkan penduduk sekitar untuk segera di relokasi, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan, " tandas Naim, Camat Laren. (bis/rtn)
Editor : Wahyudi