Siswa SD di Sidoarjo Dilatih Peduli Penderita Kanker

klikjatim.com
Para siswa saat mengunjungi yayasan kanker di Surabaya. (ist)

KLIKJATIM.Com | Surabaya--Puluhan siswa-siswi SD Al-Muslim Sidoarjo mengunjungi Yayasan Peduli Kanker Anak Indonesia (YPKAI) di Jalan Dharmahusada Indah Timur, Surabaya. Kedatangan mereka untuk memberikan motivasi dan bantuan kepada anak-anak penderita kanker yang dirawat.

Dengan didampingi para guru, kedatangan para siswa siswi ini lantas disambut gembira. Mereka lantas memperkenalkan diri dan mengajak bermain anak-anak pejuang kanker. Ada yang bermain games rubrik, ada juga puzzle.

Baca juga: Berkendara Aman dengan Merawat Motor Kesayangan

[irp]

Guru Kelas IV SD Al-Muslim Sidoarjo, Ngaqib Susilo mengatakan kegiatan safari sosial ini rutin dilakukan para siswa. Tujuannya untuk memupuk empati, simpati, rasa syukur dan memiliki jiwa sosial yang tinggi sejak dini.

"Terutama mensyukuri nikmat yang diberikan Allah SWT. Baik nikmat Jasmani maupun nikmat rohani," ujar Ngaqib Susilo, Senin (14/10/2019).

Selain bingkisan sembako, para siswa juga memberikan sedikit uang yang sudah dikumpulkan sebelumnya. Selain itu, para siswa diajak untuk memberikan motivasi bagi para pejuang kanker tersebut agar tetap semangat dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Konvoi Bawa Sajam dan Resahkan Warga, 20 Oknum Pendekar di Sidoarjo Diringkus Polisi

"Kita ingin memberikan support dan semangat untuk anak-anak penderita kanker, agar mereka lebih fight dan survive dalam menghadapi penyakitnya," tambahnya.

[irp]

Disamping itu, para siswa, guru serta yayasan peduli kanker anak Indonesia (YPKAI) juga menggelar doa bersama agar mereka diberi ketabahan dan semangat yang baru dalam menjalani kehidupan sehari-hari. "Kepedulian dan doa dari kita semua, semoga memberikan suatu harapan dan keceriaan tersendiri bagi anak-anak penderita kanker," tutupnya.

Baca juga: Sinergi Bagi Negeri: MPM Honda Jatim Salurkan 18.440 Bibit Bunga Lewat Program One Sales One Seed

Yayasan Peduli Kanker Anak Indonesia merupakan tempat yang menampung anak-anak penderita kanker. Sedikitnya ada sekitar 300 anak dari berbagai kawasan di Indonesia. Seperti Sampit, Gresik, Lamongan, hingga Bojonegoro.

Rata-rata mereka mengidap kanker getah bening, leukimia, kanker mata, dan lain-lain. (don/mkr)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru