Banjir Lima Desa di Jombang Terparah Sejak 30 Tahun Terakhir

Reporter : Wahyudi
Warga berjalan di jalanan kampung yang tergenang air hingga ketinggian diatas lutut orang dewasa. IST

KLIKJATIM.Com I Jombang – Banjir di lima desa di Kecamatan Bandar Kedungmulyo Kabupaten Jombang  terparah sejak 30 tahun terakhir. Banjir serupa terakhir kali terjadi pada tahun 1990. “Pernah dulu banjir gede juga di tahun sekitar 1990, jadi 30 tahun yang lalu juga banjir tapi keadaannya yang sekarang lebih parah,” kata warga dusun Manisrenggo Desa Gondangmanis Ridwan, Sabtu (6/2/2021).

[irp]

Baca juga: Ribuan Warga Jombang Lakukan Vaksinasi Dosis Kedua di Kebonrojo

Dikutip dari Kabarjombang.com, banjir yang biasa terjadi setelah tahun 1990 tidak pernah merendam rumah hingga ketinggian air hampir dua meter. Tak seperti yang terjadi saat ini dikabarkan didaerah  Prayungan ketinggian air  hampir 2 meter.

Hal tersebut juga dibenarkan warga lainnya, Khatam (51). Dirinya mengalami banjir pada tahun 1990. “Saat itu banjir tinggi tapi lebih parah saat ini hingga merendam 4 Desa airnya,” tuturnya.

Baca juga: Mbak-Mbak Cantik Penjaga Konter HP Diamankan Polisi, Ini Sebabnya

Begitupun dengan Sugeng (37) yang mengingat masa kecilnya sempat memgetahui banjir yang hampir sama dengan banjir yang terjadi di tahun 1990.

“Pernah memang dulu banjir hampir sama dengan sekarang ini, ingat saya dulu masih kecil tapi kayaknya ini lebih parah memang, airnya juga keneceng arusnya,” ungkapnya.

Baca juga: Puluhan Orang Mandikan Patung Dewa Dewi Klenteng Tertua di Jombang  

Akibat banjir yang merendam daerah warga di Desa Gondangmanis, sebagian warga memilih mengungsi di Balaidesa dan beberapa rumah sanak saudara sembari menunggu perkembangan.

Diketahui lima Desa terdampak banjir tersebut adalah Desa Gondangmanis, Pucangsimo, Banjarsari dan Desa Brangkal serta Desa Bandarkedungmulyo dengan rata-rata ketinggian air mencapai 50 sentimeter hingga hampir 2 meter.(*)

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru