Lambatnya Perbaikan Jalan Akibat Proyek Tol, Pemkab Nganjuk Marah

klikjatim.com
Foto: Wakil Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi. (A. Bahar/klikjatim.com)

NGANJUK – Rencana perbaikan jalan rusak akibat proyek tol di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, yang telah dijanjikan hingga kini belum terlaksana. Padahal diketahui, saat ini jalan Tol Trans Jawa sudah digunakan setelah diresmikan Presiden RI, Jokowi pada Desember 2018 kemarin.

“Sebenarnya kita marah sekali ya. Mohon maaf sebelumnya terhadap kontraktor selaku pelaksana yang mengerjakan proyek tol itu. Kami betul-betul gregeten,”  tegas Wakil Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, kepada awak media.

Baca juga: Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah, Tonggak Penghormatan Terhadap Sejarah Perjuangan Pekerja Indonesia

Pasalnya, dari total 40 titik jalan rusak akibat proyek tol yang diusulkan perbaikan tidak semua disetujui. Mereka hanya menyepakati perbaikan di 14 titik. Itupun sampai sekarang belum terealisasi.

[irp]

“Nanti saya sendiri yang akan berangkat ke Jakarta, yaitu ke Kementerian yang membidangi terkait urusan jalan tol ini,” katanya.

Baca juga: Dampingi Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Gubernur Khofifah Optimis Bangkitkan Ekonomi Warga

Dia juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR). Agar menyiapkan data terkait kerusakan jalan akibat proyek tol di Nganjuk. “Permasalahan ini akan saya sampaikan ke pusat, bagaimana tindakan kontraktor terkait kondisi kerusakan jalan di daerah-daerah yang beresiko rusak akibat pekerjaan proyek jalan tol,” imbuhnya.

Menurut dia, Pemkab Nganjuk wajar saja kesal terhadap permasalahan ini. Sebab akses jalan rusak akibat proyek nasional tersebut merupakan jalur utama di wilayah setempat, yang menghubungkan antar kecamatan.

[irp]

Baca juga: Tinjau Peternakan di Nganjuk, Gubernur Khofifah Pastikan Stok Hewan Kurban Jatim Surplus dan Bebas Penyakit

Beberapa titik kerusakan meliputi Kecamatan Baron ke utara, jalan raya Warung Jayeng, Kecamatan Barong, dan lainnya.

“Kita semua juga tahu betul setiap hari di media sosial, di media online, surat kabar dan seterusnya, kami itu Pemerintah Daerah sudah betul-betul dikritik keras oleh masyarakat, termasuk para akitivis terkait perbaikan jalan akibat jalan tol yang tidak segera diperbaiki ini,” pungkas Marhaen. (ab/roh)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru