Kuatkan Jaringan, Link and Match 100 SMK Berbagai Daerah

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com I Surabaya - Sebanyak 100 SMK negeri dan swasta dari seluruh Indonesia menjalin kerja sama dengan 20 Industri, Dunia Usaha, dan Dunia Kerja (IDUKA). Kegiatan tersebut dirangkai dalam acara “Link and Match Perkawinan Massal” di Surabaya pada 27-29 Januari 2021.

[irp]

Baca juga: Strategi Komunikasi Digital Berbuah Prestasi, PT Terminal Teluk Lamong Raih Digital PR Award 2026

Tjiptoadi Nugroho Kepala SMKN 1 Surabaya mengatakan acara yang diinisiasi bersama SMKN 2 Probolinggo dan SMK Ahmad Yani Probolinggo merupakan bagian tindak lanjut kerja sama yang telah dilakukan pihaknya bersama IDUKA beberapa waktu lalu.

“Kerja sama SMKN 1 Surabaya dengan IDUKA beberapa waktu lalu saat ini kami imbaskan lagi kepada teman-teman SMK-SMK di seluruh Indonesia,” tuturnya.

Ditambahkan, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi SMK lainnya yang dinilai kurang percaya diri untuk menjalani link and super match dengan IDUKA.Selama ini sekolah cenderung ragu-ragu untuk menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan IDUKA.

“Jadi melalui kegiatan ini kita pacu SMK lainnya untuk bekerja sama dengan industri. Sehingga diharapkan mereka juga mencetak lulusan yang baik dan andal,” ujarnya.

Baca juga: Optimalkan Lahan 23,7 Hektare, Lapas Bojonegoro Cetak Warga Binaan Terampil Sekaligus Dukung Ketahanan Pangan

Cip mengungkapkan hampir semua jurusan di SMK yang terlibat menjalin kerja sama dengan IDUKA, di antaranya di bidang Rekayasa Bisnis Managemen, IT dan Pemasaran.

“Kami harapkan kerja sama ini bisa memberikan pembelajaran sesuai kebutuhan pasar,” katanya.

Lutfi Isa Ansori Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Surabaya-Sidoarjo mengapresiasi kegiatan yang digelar SMKN 1 Surabaya untuk menjembatani SMK lain bekerja sama dengan IDUKA.

Baca juga: Aktivitas Logistik Meningkat, TTL menerapkan sistem Berthing Window

Isa berharap melalui kegiatan penyelarasan kurikulum sekolah dengan IDUKA ini, lulusan SMK mempunyai kompetensi, keahlian dan keterampilan yang dibutuhkan dunia industri.

“Agar potensi ini sesuai, jadi ada tahapan yang harus dilalui di antara penyelarasan dan sinkronisasi kurikulum dan kurikulum 2013 terbuka bagi sekolah untuk berimprovisasi  dalam menjalin kerja sama industri,” pungkasnya. (bro)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru