KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Tenaga konsultas Bojonegoro butuh di up-grade. Jika tidak, untuk proyek-proyek besar akan selalu mengimpor dari daerah lain. Inilah alasan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya (DPKP-CK) Bojonegoro menggelar seminar dan diskusi untuk konsultan perencanaan di Kabupaten Bojonegoro.
[irp]
Seminar mengambil bertema "Peningkatan Kinerja Jasa Konsultasi Pembangunan di wilayah Bojonegoro" yang dilaksanakan di gedung rapat Dinas terkait. Seminar ini untuk seluruh konsultan yang ada di Bojonegoro agar lebih bisa kualitas.
Baca juga: Apresiasi GEMAPATAS, Bupati Bojonegoro Siap Dukung Akselerasi PTSL
Diharapkan nantinya jika ada proyek proyek besar di Bojonegoro tidak lagi mendatangkan dari luar Bojonegoro. "Kebanyakan pembangunan yang besar biasanya kan lelang dan yang menang sering dari luar daerah," kata Adie Wicaksono kepada klikjatim.com
Pihaknya berharap konsultan perencanaan bisa membuat lapangan pekerjaan. Merekrut sarjana teknik yang masih muda. “Jadikan tenaga penunjang dulu jangan tenaga ahli," harapannya
Baca juga: Gedung Baru DPRD Bojonegoro Senilai Rp 76 Miliar Diresmikan
Sebagai tindak lanjunya DPKP-CK, kedepannya akan membuat pelatihan dan akan berkerjasama dengan INKINDO Jatim. Dalam kesempatan seminar dan diskusi turut hadir Bupati Bojonegoro Anna Muawanah, Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) Jawa Timur, Inspektur dan juga KPK dan peserta ada 40 yang hadir serta 40 melalui online. (hen)
Editor : M Nur Afifullah