KLIKJATIM.Com | Surabaya - Baru kali ini Izroil ketakutan dikejar massa hingga lari terbirit-birit berusaha melarikan diri. Namun jangan salah sangka, ini adalah Izroil Akbar, penjambret asal Jalan Arimbi, Surabaya yang berurusan dengan polisi lantaran sudah 9 kali melakukan aksi penjambretan di sejumlah tempat.
[irp]
Baca juga: Pria Asal Madiun Diduga Bunuh Diri Lompat dari Lantai 20 Hotel di Surabaya
Izoril ditangkap bersama rekannya sesama penjambret Roni (35) warga Bulak Banteng yang juga merupakan residivis kasus yang sama pada 2011. Kanit Reskrim Polsek Genteng Iptu Sutrisno menyebutkan, anggotanya menangkap kedua pelaku setelah nyaris dimassa dekat Makam Peneleh pada Sabtu (16/1).
Baca juga: Petugas Kebersihan Temukan Mayat Pria di Kamar Mandi Taman Bungkul Surabaya
Dikatakan, pelaku awalnya mereka berkeliling mencari korban menggunakan motor Yamaha Vixion bernopol L 4153 AZ. Korban yang biasa mereka incar yakni warga yang bermain HP atau yang membawa tas. Biasanya mereka mepet korban dan melakukan penjambretan. Lalu mereka menemukan target yakni seorang perempuan yang dibonceng suaminya mengendarai sepeda motor di Jalan Peneleh.
Baca juga: Puluhan Warga Dilarikan ke RSUD dr Soewandi Surabaya Karena Keracunan Makanan
Tas korban direbut oleh kedua pelaku yang memepet motor suami korban. Setelah itu kedua tersangka kabur dan terjatuh dari motornya di dekat makam Peneleh. Mereka terjatuh saat dikejar oleh korban. Oleh warga, mereka kemudian diamankan. Beruntung keduanya tidak dimassa sebelum diamankan petugas patroli Polsek Genteng.
Diungkapkan, Usai interogasi diketahui, kedua tersangka melakukan penjambretan sembilan kali di lokasi yang berbeda. Yakni di Jalan Kalianyar, Jalan Ketabang Kali, Jalan Kapas Krampung, Jalan Kusuma Bangsa, Jalan Undaan Kuloon, Jalan Gembong, Jalan Pasar Besar dan Jalan Dupak."Kedua tersangka seorang residivis kasus yang sama," terang Kanit Reskrim Polsek Genteng. (hen)
Editor : Redaksi