KLIKJATIM.Com | Lumajang—Warga di sekitar lereng Gunung Semeru diminta tetap waspada. Sebab, Gunung Semeru masih berpotensi menyemburkan awan panas dan tetap di level dua waspada.
[irp]
Baca juga: Arus Barang Tumbuh 10,85 Persen, Pelindo Multi Terminal Cetak Kinerja Positif Semester I 2026
Dari data Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Semeru 18 Januari 2021 pukul 00.00 - 06.00 WIB, secara visual Gunung Semeru tampak jelas dan tertutup kabut. Gunung Semeru mengalami 11 kali letusan, 5 kali guguran, 6 kali hembusan dan 4 kali tremor harmonik.
"Status Gunung Semeru masih waspada level II. Gunung Semeru masih fluktuatif dan berpotensi terjadi luncuran awan panas," kata Kabid Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo, kepada wartawan di Lumajang, Senin (18/1/2021).
Masyarakat ujar Wawan, diimbau untuk tidak melakukan aktifitas di dalam radius satu kilometer dan wilayah sejauh empat kilometer di sektor lereng selatan - tenggara kawah aktif, yang merupakan kawah aktif Gunung Semeru sebagai jalur luncuran awan panas.
Baca juga: Demo Tolak Pinjaman Rp786 Miliar di DPRD Jember Memanas, Massa Cekcok dengan Ratusan Kades
Selain itu, masyarakat tetap diminta waspada terhadap potensi guguran awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru.
Masyarakat ujar Wawan, diimbau untuk tidak melakukan aktifitas di dalam radius satu kilometer dan wilayah sejauh empat kilometer di sektor lereng selatan - tenggara kawah aktif, yang merupakan kawah aktif Gunung Semeru sebagai jalur luncuran awan panas.
Baca juga: Dari Pemula hingga Juara Nasional, Daya Fawziya Buktikan Pentingnya Edukasi Safety Riding
Selain itu, masyarakat tetap diminta waspada terhadap potensi guguran awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru. (hen)
Editor : Redaksi