KLIKJATIM.Com | Tulungagung – Masyarakat tidak boleh lengah dengan virus corona. Kendati vasiknasi Covid-19 telah disuntikan. "Vaksin bukan berarti mendapat proteksi dari serangan Covid-19. Disiplin protokol kesehatan tetap menjadi tameng utama ," kata Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono usai Gowes Bersama Pangdam V Brawijaya di Kabupaten Tulungagung, Sabtu (16/1/2021).
[irp]
Baca juga: Jembatan Jeli dan Ngujang 1 Tulungagung Bakal Digarap Tahun 2022
Saat ini perang melawan penularan Covid-19 belum berhenti. Masyarakat agar membudayakan pola hidup 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. “Tetap patuhi protokol kesehatan, apalagi saat berada di luar rumah,” kata Heru.
Vaksinasi saat ini diprioritas di Surabaya Raya. Menyusul secara bertahap daerah-daerah lain di Jawa Timur. " Semua pasti akan dapat jatah tapi sifatnya bertahap," jelasnya.
Baca juga: Ratusan Warga Tulungagung Antusias Ikuti Vaksinasi di Gerai Vaksin Presisi
Mantan Bupati Tulungagung dua periode juga menekankan pentingnya pelaksanaan Operasi Yustisi dan Tim covid hunter untuk menegakkan kedisiplinan masyarakat terhadap penerapan prokes di Jatim.
" Biasanya masyarakat jika ada sanksi dan hukuman akan lebih patuh terhadap penerapan Prokes yang ada," katanya.
Baca juga: Terduga Teroris di Tulungagung Pernah Jadi TKI Korea Delapan Tahun
Sementara itu, Ketua Rumpun Kuratif Satgas COVID-19 Jatim dr Joni Wahyuhadi mengatakan, pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di beberapa daerah di Jatim dilatarbelakangi oleh meningkatnya kasus Covid -19.
"Jika ada kenaikan mobilitas masyarakat, pasti diikuti meningkatnya kasus baru COVID-19," ujarnya. (rtn)
Editor : Redaksi