KLIKJATIM.Com | Jakarta - Gojek mencatat besaran laba sepanjang tahun 2020 sebesar US$12 miliar atau sekitar Rp 170 triliun. Angka ini naik 10 persen dibanding tahun sebelumnya.
[irp]
Baca juga: Pilkades Serentak 2021, Pengguna Hak Pilih Wajib Prokes
"Kita mengakhiri tahun dengan perkembangan laba perusahaan yang naik 10 persen," kata CEO Gojek, Kevin Aluwi, dalam Webinar Kompas 100 CEO FORUM, Digitization; Catching Up with The New Era of Consumer, Jakarta, Kamis (14/1/2021).
Baca juga: Terbaru, Magic Lightening Premium Diamond 1 Glowing Bisa Atasi Masalah Jerawat Wajah
Kevin mengatakan, peningkatan laba operasional perusahaan tersebut dicapai berkat berbagai inovasi yang dilakukan. Sebab, layanan andalan Gojek yakni jasa transportasi selama pandemi turun lebih dari 50 persen.
Untuk mengatasi itu, berbagai upaya dilakukan perusahaan. Mulai dari mengembangkan produk layanan, bekerja sama dengan pelaku UMKM, hingga melakukan ekspansi di beberapa negara Asia Tenggara.
Baca juga: BI : Inflasi Hingga Minggu III Agustus Masih Terkendali
Gojek ingin menjadi perusahaan dengan berbagai inovasi produk yang tepat sasaran. Sehingga nantinya bisa menjadi salah satu perusahaan berskala internasional. "Tentunya kami ingin menjadi perusahaan internasional yang mengharumkan nama Indonesia di dunia," pungkasnya. (hen)
Editor : Redaksi