KLIKJATIM.Com ǀ Gresik – Ultras Gresik berharap tim kebanggaannya bisa kembali berjaya. Demi mewujudkan harapan itu berbagai upaya telah dilakukan. Salah satunya dengan menggelar demonstrasi di Kantor DPRD Gresik, Kamis (3/10/2019).
Ribuan suporter Persegres Gresik United (GU) tumplek blek di depan kantor wakil rakyat. Mereka datang dari berbagai wilayah kecamatan se Kabupaten Gresik. Bahkan, disebutkan ada suporter yang jauh-jauh pulang dari Malaysia demi klub kebangaannya agar bangkit dari zona degradasi.
Baca juga: Perkuat Bank Jatim, Gubernur Khofifah Gandeng Maybank Islamic Malaysia Bangun Ekosistem Halal Global
Tidak hanya itu. Sampai-sampai ada suporter yang terpaksa menangis di depan Ketua DPRD Gresik, Fandi Akhmad Yani.
[irp]
“Kami perwakilan dari Panceng, jauh-jauh pulang dari Malaysia demi Persegres. Tolong Pak, selamatkan klub sepak bola kami,” ujar pria berjaket hitam itu kepada Gus Yani---sapaan Ketua Dewan---saat menyalami beberapa suporter, usai memberikan statemen dari mobil komanda demonstran.
Mananggapi hal itu, Gus Yani menegaskan, bahwa pihaknya bersama anggota akan berusaha maksimal untuk menindaklanjuti aspirasi para suporter. Sesuai hasil audiensi, rapat dengar pendapat (hearing) akan dijadwalkan Rabu (9/10) minggu depan.
“Undangannya akan kami kirimkan hari Senin (7/10) kepada pihak-pihak terkait, terutama pihak manajemen yang lama. Nanti kita pertemukan dan membahasnya bersama,” imbuhnya.
Baca juga: Pecahkan Rekor Sejarah! Misi Dagang Jatim di Malaysia Tembus Transaksi Rp15,25 Triliun
Dia berharap, ada titik temu terkait permasalahan sepak bola di Kabupaten Gresik.
Sementara itu, Ketua Ultras Gresik, Toriqi Fajrin menyatakan boikot terhadap semua pertandingan Persegres selama belum ada titik temu. “Itu adalah keputusan yang sudah disepakati bersama teman-teman ultras,” imbuhnya.
[irp]
Baca juga: Tuntut Transparansi UKT, Ratusan Mahasiswa Geruduk Rektorat Universitas Jember
Tuntutan utamanya hanya satu, yaitu pengembalian klub Gresik United kepada masyarakat.
Saat disinggung terkait adanya tawaran manajemen baru, dia pun menolak. “Meskipun ada owner baru tapi wajah lama, jadi kami tetap tidak bisa menerima. Kami akan tetap boikot,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Ultras Gresik pun siap mengelola Persegres GU. Bahkan dari segi pendanaan juga dinyatakan sudah ada. (iz/nul)
Editor : Redaksi