Sedang Perbaikan Data, Penerima BPNT di Jatim Banyak Yang Dicoret

klikjatim.com
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jatim, Alwi. (ist)

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Daftar jumlah penerima atau Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Jawa Timur (Jatim) banyak yang dicoret pada awal tahun 2021 oleh pemerintah pusat. Hal ini menyusul sedang dilakukannya perbaikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

[irp]

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jatim, Alwi menjelaskan, bahwa kebijakan ini bukan semata-mata hanya pemangkasan. Tapi saat ini memang sedang ada perbaikan DTKS.

"Sekarang sedang dilakukan perbaikan DTKS. Sekali lagi perbaikan. Bukan semata-mata pemangkasan," tegas Alwi saat dikonfirmasi, Selasa (12/1/2021).

Disinggung terkait jumlah total KPM di Jatim, dia mengaku belum mengetahui secara pasti. Pasalnya saat ini masih dilakukan usulan perbaikan dan tambahan data ke Kementerian Sosial (Kemensos).

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

"Belum tahu mas. Karena sekarang masih dilakukan usulan perbaikan dan tambahan oleh kabupaten-kota ke Kemensos. Angka finalnya belum," imbuhnya.

Ketika dikonfrontir dengan banyaknya keluhan masyarakat di Jatim yang menilai kebijakan ini tidak tepat, Alwi pun belum bisa memberikan tanggapan. Yang pasti, pihaknya saat ini masih menunggu hasil verifikasi perbaikan DTKS dari kabupaten/kota se Jatim.

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

"Kita nunggu verifikasi dari kabupaten/kota. Ini masih proses verifikasi perbaikan DTKS," tandasnya.

Seperti diketahui, pemangkasan ini terjadi hampir di semua kota/kabupaten di Jatim. Termasuk di antaranya Tuban, Bojonegoro, Gresik dan beberapa daerah lainnya. Namun dari temuan di lapangan ada beberapa penerima, dengan kondisi kehidupannya yang masih layak menerima bantuan sosial dari pemerintah justru ikut tercoret. (nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru