Pengadaan Lahan Sekolah Ditunda, Inilah Tiga Alasan Penolakan dari Kepala Desa

klikjatim.com
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Hasbullah. (ist)

KLIKJATIM.Com | Pasuruan – Rencana pengadaan lahan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Bangil, Kabupaten Pasuruan mendapat penolakan. Salah satunya dari Kepala Desa (Kades) Raci, Kecamatan setempat, Sopyan.

"Ada tiga alasan. Di antaranya karena aset jalan, perlintasan kereta api tanpa palang pintu sehingga bisa membahayakan pelajar dan jarak antara pondok pesantren dengan sekolah yang akan didirikan," ungkap Sopyan, kepada awak media, Selasa (1/10/2019).

Baca juga: Apresiasi Loyalitas, MPM Honda Jatim Siapkan 6 Unit Honda PCX160 Khusus untuk Konsumen Banyuwangi

[irp]

Dia mengaku, prinsipnya setuju terhadap program yang berkaitan dengan kemajuan pendidikan. Namun setelah adanya beberapa pertimbangan sesuai aspirasi warga, maka harus dikaji ulang dan untuk sementara dihentikan terlebih dahulu.

"Karena lokasi lahan yang diperuntukan kurang cocok untuk dibangun gedung sekolah," imbuhnya.

Baca juga: Sinkronisasi Pusat: Khofifah Pastikan WFH ASN Pemprov Jatim Berlanjut, Jadwal Geser ke Hari Jumat

Adapun diketahui, bahwa rencana pengadaan lahan SMPN 4 Bangil (bukan di Kecamatan Kraton, red) terletak di Dusun Karang Panas, Desa Raci. Luasannya mencapai sekitar 4.500 meter persegi.

[irp]

Di lain pihak, Sekretaris Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Pasuruan, Hasbullah saat dikonfirmasi tidak memberikan banyak komentar.

Baca juga: Perkuat Pendidikan Vokasi, MPM Honda Jatim Kini Miliki 17 TUK Astra Honda Berstandar Industri

"Jika ada penolakan ya akan dikaji lagi dengan seksama bersama pihak-pihak terkait. Karena prinsipnya yang kami lakukan demi memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Pasuruan," ujarnya normatif.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkab Pasuruan berencana akan mendirikan sekolah baru jenjang SMP. Namun setelah ada penolakan terkait lokasi, pihak DPRD setempat terpaksa menunda rencana pengadaan lahan senilai Rp 7 Miliar tersebut. (dik/roh)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru