Liburan Desember 2020 Ditutup, PAD Sektor Wisata Trenggalek Hanya Rp 4,6 Miliar

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com I Trenggalek - Dampak pandemi Covid-19, PAD (Pendapatan Asli Daerah) dari sektor pariwisata di Kabupaten Trenggalek pada tahun 2020 lalu mengalami penurunan cukup besar.

[irp]

Baca juga: Gelorakan Nasionalisme dan Konservasi, Gubernur Khofifah Lepas Ekspedisi 81 Pembentangan Merah Putih di Gunung Arjuno

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek, Sunyoto.

"PAD dari Dinas Pariwisata itu tahun 2020 total Rp 4,6 miliar lebih atau setara dengan 86,93 persen dari target di PAPBD Rp 5,3 miliar lebih," kata Sunyoto ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, Jumat (8/1/2021).

Ditambahkan, angka tersebut merosot lebih dari 50 persen dibanding realisasi PAD pada tahun 2019 yang mencapai Rp 9,7 miliar lebih.

Baca juga: Pascagempa M7,7 Flores: Pasokan Listrik Utama PLN Pulih 100 Persen, Fokus Perbaiki Jaringan Distribusi ke Warga

Sunyoto juga menyampaikan, target PAD dari sektor pariwisata pada tahun 2020 dipatok Rp 12,5 miliar, sama dengan tahun 2019. Namun karena adanya pandemi Covid-19 di bulan Maret tahun 2020 lalu, Pemkab Trenggalek merevisi target tersebut melalui PAPBD menjadi Rp 5,3 miliar.

"Target PAD pada saat itu direvisi, karena Pemkab Trenggalek melihat tidak mungkin target pendapatan Rp 12,5 miliar akan tercapai di tahun 2020 karena adanya pandemi Covid-19," imbuhnya.

Apalagi selama masa pandemi Covid-19, kawasan wisata di seluruh Kabupaten Trenggalek sempat mengalami penutupan lebih dari 5 bulan, terhitung dari bulan Maret hingga Juli 2020. Hal ini menjadi salah satu faktor penyebab menurunnya perolehan PAD dari sektor pariwisata.

Baca juga: Gelar Honda AT Family Day di Bojonegoro, MPM Hati-Hati Manjakan Warga lewat Hiburan dan Promo Menarik

Bahkan, tambah Sunyoto, pada tanggal 31 Desember yang merupakan puncak kunjungan wisatawan, Pemkab Trenggalek tak bisa menghimpun PAD sama sekali dari sektor pariwisata. Sebab, Pemkab Trenggalek mengambil kebijakan untuk menutup destinasi wisata mulai 31 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021 karena kasus Covid-19 meningkat. (bro)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru