KLIKJATIM.Com | Gresik - Banjir di wilayah Gresik tak hanya disebabkan luapan Kali Lamong. Kali Surabaya yang bermuara di perairan Surabaya Timur juga menjadi sebab banjir di Gresik. Tepatnya di wilayah Driyorejo, yang meliputi Desa Krikilan, Desa Driyorejo, Desa Cangkir, dan Desa Bambe.
[irp]
Baca juga: Rayakan Milad Ke-75 HMI, KAHMI Jatim Jalan Sehat dan Cangkruk Bareng di GKB
Salah satu warga Muhammad Syakur, banjir paling parah terjadi di Desa Driyorejo. Warga di Dusun Semambung bahkan mendirikan posko swadya yang rumahnya sangat berdekatan dengan Kali Surabaya. “Hanya beberapa warga yang mengungsi yang rumahnya mepet kali,” katanya, Jumat (8/1/2021).
Baca juga: Iseng Lihat You Tube, Pria di Cerme Gambar Lukisan Dari Pelepah Pisang
Banjir ini disebabkan meluapnya aliran air di Kali Surabaya. Itu setelah terjadi curah hujan deras dalam jangka waktu yang lama. “Air selutut, sekitar 50 cm,” tambah Syakur.
Baca juga: Kekuatan APBD Gresik Tahun 2022 Diperkirakan Mencapai 3,3 Triliun
Namun demikian, kondisi terkiri dikabarkan Camat Driyorejo Narto. Setelah melakukan monitoring banjir dengan mendatangi jembatan Rolak Gunungsari Surabaya. “Air sudah mulai surut dan jembatan Rolak sudah dibuka air lancar,” imbuhnya.(rtn)
Editor : Redaksi