KLIKJATIM.Com | Jakarta - Selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) lalu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat jumlah penumpang kereta jarak jauh atau antar kota mencapai 563.225. Penumpang KA tersebut tercatat pada periode keberangkatan sejak 18 Desember 2020 sampai 3 Januari 2021.
[irp]
Baca juga: Hingga Juli 2026 KAI Amankan 14.890 Barang Tertinggal Senilai Rp10,84 Triliun
VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, dengan capaian ini, rata-rata jumlah penumpang per hari mencapai 33.131 orang. Jumlahnya lebih tinggi dari 28.493 orang per hari pada November 2020.
"Ada kenaikan 16 persen dibandingkan November," kata Joni seperti dikutip, Senin (4/1/2021).
Joni mengatakan hal ini menunjukkan ada peningkatan secara bertahap dari kepercayaan masyarakat untuk kembali menggunakan moda transportasi kereta api di tengah libur akhir tahun. Padahal, sejumlah tes pemeriksaan kembali diketatkan, seperti wajib rapid test antigen bagi penumpang.
Baca juga: Semester I-2026 Access by KAI Catat 17,01 Juta Transaksi
Joni juga mencatat ada kenaikan jumlah penumpang pada arus balik libur akhir tahun. Jumlahnya mencapai 48.403 orang sampai 3 Januari 2021.
"Jumlah tersebut meningkat 36 persen dibandingkan pada 2 Januari sebanyak 35.522 pelanggan," ucapnya.
Baca juga: Meriahkan Tema HEAL 2026, Dua Pegawai KAI Berkostum JFC Sambut Penumpang di Stasiun Jember
Kendati begitu, Joni menyatakan jumlah penumpang kemungkinan masih bertambah. Pasalnya, momen arus balik usai libur akhir tahun diperkirakan masih terjadi sampai 6 Januari 2021 sejalan dengan masa bertugasnya posko libur KAI.
"KAI akan terus menjaga momentum ini untuk terus melayani lebih banyak masyarakat sesuai protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah," pungkasnya. (hen)
Editor : Wahyudi