Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Lamongan Batal Digelar, Sekolah Daring Diperpanjang

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Kegiatan uji coba sekolah tatap muka di SMPN 1 Lamongan Desember 2020 lalu.

KLIKJATIM.Com | Lamongan - Kabupaten Lamongan batal menggelar pembelajaran tatap muka  untuk semua tingkat pendidikan yang sejatinya dimulai Senin (04/01/2021).

[irp]

Hasil rapat kordinasi dengan semua stakeholder, pemkab memutuskan tetap memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) secara daring. Kabag Prokopim Pemkab Lamongan, Arif Bachtiar mengatakan PJJ dilaksanakansesuai keadaan wilayahnya masing-masing. Namun, penerapan PJJ harus sesuai dengan pedoman atau panduan.

Baca juga: Rancangan KUA-PPAS 2027 Lamongan: Percepatan Infrastruktur dan Target Pendapatan Rp3,099 Triliun

"Sesuai hasil rapat, Lamongan tetap memberlakukan PJJ dengan mengacu surat Dinas Pendidikan terdahulu," kata Arif kepada Klikjatim.con Minggu (03/01/2021).

Dalam surat edaran Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dilaksanakan dengan PJJ dan tidak ada tatap muka pada 4 -16 Januari 2021. Pembelajaran tatap muka terbatas dengan ketentuan maksimal 50 persen dari jumlah sisswa baru digelar pada pada 18-30 Januari 2021. Sedangkan KBM penuh mulai 1 Februari 2021 masih akan melihat keadaan wilayah di sekitar sekolah masing-masing.

Baca juga: Bea Cukai dan Pemkab Lamongan Sita 9.108 Batang Rokok Ilegal

Dinas Pendidikan sudah sosialisasi hasil rapat ini ke seluruh sekolah, baik SPS, PAUD, SD, dan SMP negeri maupun swasta. "Tetap memperhatikan perkembangan," lanjut Arif.

Jika nanti kebijakan pembelajaran tatap muka dilaksanakan, pihak sekolah harus mematuhi protokol kesehatan dan wajib dibagai beberapa sesi yang tidak lebih dari 50 persen jumlah keseluruhan agar tidak menimbulkan kerumunan. (mkr)

Baca juga: Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Lamongan Optimalkan Pekarangan

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru