KLIKJATIM.Com | Sidoarjo - Kasus pembunuhan di wilayah hukum Polresta Sidoarjo mendominasi kasus menonjol yang terjadi sepanjang 2020 ini. Sebagianbesar kasus pembunuhan tersebut berhasil diungkap jajaran Satreskrim Polresta Sidoarjo dan pelakunya juga ditangkap hingga menjalani persidangan.
[irp]
Baca juga: Diduga Ada Korban Terjebak dalam Kebakaran Pabrik Sepatu di Waru Sidoarjo
Pembunuhan itu terjadi hampir merata di setiap bulan selama 2020. Ini diwali dengan pengungkapan kasus pembunuhan terhadap Fanny, saat merayakan tahun baru di dalam kamar kos di Desa Keboharan Kecamatan Krian, Sidoarjo. Polisi berhasil mengamankan Candra Setiawan (26) sebagai pelaku pembunuhan yang terjadi karena korban tidak memberi uang saat diminta patungan beli minuman keras.
Pembunuhan berikutnya terjadi di Candi pada Februari. Saat itu Satreskrim menangkap Fajar (25) karena mengambil paksa tas milik Choirun Nisa. Warga Candi Sidoarjo itu berhasil menggondol sepeda motor usai membacok tangan korbannya.
Selanjutnya pada Maret, Nito (40) warga Jember dibekuk Satreskrim Polresta Sidoarjo lantaran membacok korbannya di pelelangan ikan Tambak Oso, Sedati Sidoarjo hingga tewas karena sakit hati lantaran dituduh mencuri. Sebulan berikutnya Diki Wahyu Firmansyah, pelajar asal Kecamtaan Gedangan ditangkap karena mengambil paksa sepeda motor yang dikendarai Ardip Andika.
Baca juga: Pilkades Serentak 2021, Pengguna Hak Pilih Wajib Prokes
Pembunuhan lainnya terjadi di Kecamatan Taman, Sidoarjo. Sunarsih dibunuh di rumahnya di Desa Kramat Jegu, Kecamatan Taman, Sidoarjo. Pelakunya M. Kusnul nekat membunuh karena utang namun tidak di beri korban. Selanjutnya di bulan Mei pembunuhan juga terjadi di Desa Pepelegi, Kecamatan Waru, Sidoarjo. Tersangka nya yaitu Liong Kong Yong. Dia mengakhiri nyawa korbannya dengan tusukan pisau sebanyak tiga tusukan.
Pada bulan Agustus, juga terjadi dua pembunuhan. Yang pertama di kawasan Kedungrejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo. Tersangkanya yaitu Sainudin (32). Seorang yang setiap harinya bekerja sebagai sopir taxi itu berhasil di ringkus di Bali kurang dari 24 jam. Di bulan yang sama terjadi di kawasan Pepe, Kecamatan Sedati, Sidoarjo. Pelakunya yaitu Bayu Andi Irawan. Pembunuhan itu dipicu oleh cemburu. Korban melihat cairan sperma di kursi sehingga pelaku membanting korban ke lantai hingga tewas. Setelah menghabisi nyawa korban, pelaku mengambil kartu ATM dan mobil milik korban.
Peristiwa yang menonjol terakhir, terjadi di kawasan Juwet Kenongo, Porong. Tersangkanya yaitu Hepy Prima (23). Pembunuhan itu di picu sakit hati karena di tuduh pencuri. Tak terima tuduhan Dadang (korban), pelaku lantas mendatangi rumah korban dan memukul kepala korban dengan kayu balok hingga tewas.
Baca juga: Polisi Razia Balap Liar di Jalan Arteri Baru Porong, Amakan 141 Motor
Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji saat press release akhir tahun 2020 di halaman Mapolresta, Selasa (29/12/2020) siang. Kepada awak media, Sumardji menjelaskan di 2020 kasus kriminalitas bila dibandingkan dengan 2019 mengalami penurunan 30,37 persen. Crime total pada 2019 sebanyak 1.130 kasus turun menjadi 793 kasus pada 2020.
"Penurunan kasus kriminalitas di Kabupaten Sidoarjo selama 2020 ini berkat peningkatan kegiatan preventif, patroli dialogis, patroli blue light, dan inovasi kring serse. Karenanya di tahun depan akan kita tingkatkan upaya-upaya tersebut," ujarnya. (hen)
Editor : Satria Nugraha