KLIKJATIM.Com | Surabaya- Semburan lumpur misterius yang menyembur di perumahan dinas milik karyawan PT. Classic Prima Jl. Kutisari Indah Utara III no. 19 Surabaya. Dinyatakan rawan terbakar.
Baca juga: Sumur Bor di Pragaan Sumenep Keluarkan Bau Gas, Polisi Pasang Garis Pengaman
Hal tersebut disampaikan oleh Waskito, HRD PT. Classic Prima. Ia mengatakan letupan lumpur yang muncul di pekarangan rumah dinasnya tersebut, mengandung minyak dan gas metan setelah diuji coba kandungannya.
"Ada dari dinas LH (Lingkungan Hidup), lalu dari Gas PGN yang mengecek kadar lumpurnya," kata waskito.
[irp]
[irp]
Baca juga: Mudah Terbakar, Semburan Lumpur Kutisari Dijaga 24 Jam Nonstop
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa letupan lumpur tersebut berasal dari celah permukaan tanah. Dirinya menyatakan bahwa letupan lumpur tersebut tidak berbahaya saat terkena kulit.
Namun karena mengandung gas, dirinya melarang adanya aktifitas di sekitarnya yang dapat menimbulkan percikan api.
"Jangan ada api, karena tadi sempat coba dibakar oleh warga ambil sampel dan bisa terbakar. Diameternya sendiri sekitar 10-20 sentimeter, kedalamannya 30-40 sentimeter waktu saya ukur pakai tongkat tadi dan tidak ada lubang yang menganga. Hanya ada celah-celah kecil yang menimbulkan letupan seperti itu,"pungkasnya.
Baca juga: Ada Semburan Lumpur di Surabaya
Sejauh ini menurut Waskito, lumpur tersebut mengandung minyak dan gas metan. Di lokasi, sudah ada sekitar 40-50 karung yang menjadi tempat penampungan lubernya lumpur dan di tempatkan di depan rumah agar tidak meluber kemana-mana. (nk/mkr)
Editor : Redaksi