KLIKJATIM.Com | Sidoarjo - Agenda pelantikan pejabat fungsional Pemkab Sidoarjo di tengah pandemi Covid-19 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kali ini Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono melantik sebanyak 324 pejabat yang lokasinya dipecah menjadi tiga titik dalam satu acara, Kamis (17/12/2020).
[irp]
Pelantikan dan pengambilan sumpah ini sengaja tidak digelar dalam satu tempat, karena harus tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes). Secara rinci penempatan di tiga lokasi antara lainnya 94 orang di Pendopo Delta Wibawa, 152 orang di Aula SMPN 4 Sidoarjo dan 84 orang di Aula BKD Kabupaten Sidoarjo. Namun prosesi pelantikan tetap terpusat di Pendapa Delta Wibawa dengan menerapkan physical dan social distancing.
“Dengan sumpah janji yang baru saja diucapkan, berarti saudara sudah terikat janji kontrak sosial, baik itu sebagai abdi negara maupun sebagai abdi masyarakat,” kata Pj Bupati Hudiyono.
Dia berharap kepada seluruh ASN agar menunjukan loyalitasnya dalam bekerja. Yaitu harus membantu pimpinannya dalam menyelesaikan pekerjaan. Jangan sampai ogah-ogahan membantu menjalankan pekerjaan.
Kemudian memperkecil sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) harus menjadi pekerjaan rumah (PR). Pasalnya Silpa Sidoarjo tahun lalu mencapai angka Rp 1,3 triliun. Maka, dia berpesan untuk Silpa tahun ini harus bisa diperkecil.
Untuk itu, Pj Bupati pun meminta para ASN agar terus memacu semangatnya dalam bekerja dan berkarya. Tugas dan tanggung jawab sebagai seorang ASN diharapkan benar-benar dilakukan secara profesional, integritas dan amanah.
Adapun pejabat fungsional bertanggung jawab langsung kepada pejabat tinggi pratama. “Pejabat fungsional juga dituntut untuk menjalankan tugasnya secara mandiri, dan terukur dengan rutin melakukan penghitungan rutin dan pengakumulasi setiap butir-butir kegiatan dalam bentuk angka kredit,” tegas Cak Hud, sapaannya.
Selanjutnya, Kepala BKD Sidoarjo, Ridho Prasetyo menegaskan, bahwa penyerahan petikan SK Pelantikan dan Sumpah/Janji memang sengaja dilakukan di tiga tempat. Hal tersebut bertujuan untuk menjaga prokes pencegahan penyebaran Covid-19.
"Para PNS yang dilantik untuk lebih memperhatikan kinerjanya. Mulai dari kinerja sebagai pelayan publik harus dapat ditingkatkan, inovasi-inovasi harus dapat dilakukan untuk mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan," tandasnya.
Perlu diketahui bahwa pejabat fungsional yang dilantik tersebut dari beberapa unsur. Antara lain tenaga kependidikan sebanyak 164 orang, tenaga kesehatan 74 orang, dan tenaga teknis 86 orang. (nul)
Editor : Catur Rini