KLIKJATIM.com | Surabaya - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya langsung merespon informasi adanya seorang nenek yang tinggal sebatang kara. Nenek itu diketahui bernama Yatimah dan tinggal di Jalan Girilaya 59, Kelurahan Banyu Urip, Kecamatan Sawahan Surabaya.
[irp]
Baca juga: Gila, Suami di Surabaya Tega Jual Istri Seharga Rp 500 Ribu
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya, Suharto Wardoyo mengatakan, pihaknya mendapat laporan adanya lansia sebatang kara yang tinggal di kawasan Girilaya. Mendapat informasi itu, pihaknya langsung merespon dengan mencari keberadaan rumah nenek tersebut.
"Mendapat informasi itu kita langsung TL (tindak lanjut) tadi sekitar pukul 12.30 WIB. Posko Terpadu Barat Daya bersama Satpol PP dan Linmas langsung datang ke lokasi mencari alamat nenek itu," kata Anang sapaan lekatnya, Rabu (16/12/2020).
Anang juga mengatakan, berdasarkan hasil outreach yang dilakukan petugas di lapangan, nenek tersebut tinggal seorang diri. Dia tinggal menumpang di rumah seseorang yang sudah tidak digunakan. Dari KK (Kartu Keluarga) yang dimiliki, nenek itu tercatat sebagai warga Surabaya dan beralamat tinggal menumpang di rumah tersebut.
Baca juga: TTL Berbagi Kebahagiaan Ramadhan bersama 141 Anak Yatim
"Sekitar pukul 14.30 WIB tadi, Bu Yatimah langsung kita dampingi antar ke Griya Wreda Jambangan untuk dirawat dan tinggal di sana. Karena beliaunya sendiri tidak ada keluarga di Surabaya," tambahnya.
Dari informasi yang dihimpun petugas di lapangan, Anang mengungkapkan, Yatimah sudah hampir sekitar 20 tahun yang lalu tinggal di rumah tersebut. Dahulu, rumah itu merupakan tempat dia bekerja ikut seseorang. Yatimah tidak memiliki sanak keluarga di Surabaya. Namun, Yatimah mengaku masih memiliki keluarga di Malang, Jawa Timur. "Beliau (Yatimah) sudah lama tinggal di rumah itu, dulu rumah tersebut merupakan tempat dia bekerja sebagai penjahit. Karena hidup sebatang kara, beliau untuk sehari-hari dapat belas kasihan dari tetangga kanan kiri," ungkapnya.
Saat ini, Yatimah telah dirawat dan tinggal di UPTD Griya Wreda Jambangan yang dikelola Dinsos Surabaya. Setelah kondisinya membaik, Anang menyatakan akan berkoordinasi dengan TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan) Malang untuk mencari tahu keluarga Yatimah.
"Kalau kondisinya Bu Yatimah sudah membaik kita koordinasi dengan TKSK di Malang untuk mencari tahu keluarganya. Kita tunggu kondisinya Bu Yatimah membaik," pungkasnya. (mkr)
Editor : Redaksi