Beredar Video Mesum Diduga di Surabaya, Polisi Lakukan Penyelidikan

klikjatim.com
Tampak pengendara sepeda motor yang sedang berbuat tidak senonoh di tempat umum. (ist)

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Beberapa hari terakhir media sosial (medsos) dihebohkan dengan video pengendara sepeda motor yang terlihat sedang berbuat mesum di jalanan. Diduga kejadian itu terjadi di kawasan Kenjeran, Surabaya.

[irp]

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

Untuk menyikapi beredarnya video tersebut, polisi langsung bergerak melakukan penyelidikan. "Masih lidik ya. Kejadiannya diduga sementara di Surabaya," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Oki Ahadian, Selasa (15/12/2020) malam.

Polisi juga masih mencari saksi yang melihat kejadian tersebut secara langsung untuk mendukung penyelidikan. "Saya lagi cari saksi yang di TKP,” ungkap Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Fauzy Pratama.

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Lebih lanjut, pihaknya saat ini juga masih mencari identitas kedua pelaku mesum di jalanan yang terekam kamera tersebut. “Nanti tak dalami dulu bagaimana-bagaimananya, ada info enggak siapa orang itu,” jelasnya. 

Seperti diketahui, belakangan media sosial dihebohkan dengan video pengendara yang sedang mesum di atas motor. Dalam video itu tampak dua sejoli yang berhenti untuk menunggu lampu merah, sambil mesum di atas motor matic Honda Vario berwarna merah.

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

Video berdurasi 30 detik itu memperlihatkan sang wanita yang berada di depan sebagai pengemudi. Sementara sang pria berada di belakang sambil melakukan aktifitas tidak senonoh.

Belum jelas di mana tempat kejadian tersebut. Namun, jika melihat plat nomor kendaraan yang dipakai oleh pengendara lain tampak plat nomor L, yang merupakan nopol Kota Surabaya. (nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru