Tanggul Lamong di Dawar Blandong Mojokerto Jebol, Puluhan Rumah Terendam

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Mojokerto--Hujan deras di wilayah Mojokerto sejak Sabtu (12/12/2020) malam membuat tanggul Kali Lamong di Kecamatan Dawar Blandong, Kabupaten Mojokerto jebol. Akibatnya, rumah warga dan jalan terendam.

[irp]

Baca juga: Buka Tahap Offline Session Megpreneur 2026, Pak Yes Dorong Wirausaha Muda Lamongan Ciptakan Lapangan Kerja

Seperti di Dusun Talun Sono, Desa Talun, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. Air banjir luapan Kali Lamong merendam jalan desa dan sejumlah rumah. Bahkan ketinggian air masuk rumah hingga

Salah satu warga, Harianto (46) mengatakan, hujan turun dari Sabtu (12/12/2020) sore hingga malam. “Air mulai masuk rumah tadi malam. Di belakang rumah memang kebetulan ada Kali Lamong, di sini memang langganan kalau hujan,” ungkapnya.

Masih kata bapak dua anak ini, banjir luapan Kali Lamong kali ini yang terparah. Ini lantaran selain hujan turun dengan intensitas tinggi dan lama, juga karena tanggul Kali Lamong. Sehingga air tak bisa menampung debit Kali Lamong.

“Ini yang paling parah, tahun ini. Bahkan selama ini, tidak pernah seperti ini. Air masuk rumah sampai dada, saya sama istri dan dua anak saya harus mengungsi ke tempat saudara. Kelihatannya cukup lama surutnya, biasanya malam air masuk, pagi sudah surut,” katanya.

Taruna Siaga Bencana Dinas Sosial (Tagana Dinsos) Kabupaten Mojokerto standy by di Desa Banyulegi, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. Menyusul di Dusun Balong, Desa Banyulegi, tanggul Kali Lamong jebol sehingga luapan Kali Lamong cukup tinggi.

Wakil Koordinator Tagana Dinsos Kabupaten Mojokerto, Imam Saifudin mengatakan, air banjir masuk rumah warga sekira pukul 04.00 WIB. “Teman-teman sudah stand by dari pukul 01.00 WIB di Klanting. Pukul 04.00 WIB, dapat laporan dari teman-teman di sini (Desa Banyulegi),” ungkapnya.

Masih kata Imam, anggota Tagana Dinsos Kabupaten Mojokerto langsung ke lokasi banjir di Desa Banyulegi untuk melakukan evakuasi. Selain mengevakuasi barang berharga milik warga, anggota Tagana Dinsos Kabupaten Mojokerto juga membantu mengevakuasi korban.

“Iya selain evakuasi barang elektronik mikik warga, juga mengevakuasi beberapa manula. Ada sekitar dua sampai tiga orang, dievakuasi ke rumah saudaranya. Sampai hari ini, yang masuk data ada 30 rumah, satu dusun. Sampai saat ini, air sudah agak surut tapi cuaca di lokasi mendung,” katanya.

Imam menambahkan, pihaknya berharap tidak turun hujan karena ketinggian air baik di jalan maupun dalam rumah masih stabil. Rencananya, Tagana Dinsos Kabupaten Mojokerto akan mendirikan dapur umum di Desa Banyulegi, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto.

“Dapur Umum masih dalam proses perjalanan kesini, sarapan tadi untuk warga terdampak sudah disiapkan oleh pihak kecamatan. Namun untuk posko kesehatan sudah didirikan oleh Puskesmas Dawarblandong. Ini yang terparah, hujan kemarin turun dari pukul 13.00 WIB sampai dengan pukul 21.00 WIB,” ujarnya.

Setidaknya ada tiga desa di Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto yang terendam air luapan Kali Lamong. Yakni Dusun Talun Brak, Desa Talun sebanyak 20 rumah, Banyulegi yakni Dusun Balong 30 rumah dan Ngarus 10 rumah serta Dusun Klanting dan Dusun Pulo, Desa Pulorejo sebanyak 28 rumah. (hen)

Editor : Tsabit Mantovani

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru