KLIKJATIM.Com I Pasuruan – Wakil Bupati Pasuruan KH Mujib Imron meninjau pembangunan Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Sampah di Wonokerto. Proyek menelan anggaran Rp 15,1 miliar ini dipresiasi lantaran bisa mengurangi persoalan sampah di Kabupaten Pasuruan. "Sampah sejatinya bisa menjadi barang yang bernilai ekonomis bila di kelola dengan baik, maka kita meminta kepada pihak DLH (Dinas Lingkungan Hidup Red) untuk melibatkan mayarakat sekitar," kata Mijib saat sidak ke lokasi proyek bersama OPD terkait, Kamis (3/12/2020).
[irp]
Baca juga: Jadi Saksi Kasus Dugaan Pemotongan BOP Madin, Anggota Dewan Pasuruan Diperiksa Kejaksaan
Mujib meminta sebelum proyek TPA Wonokerto dioperasionalkan, DLH Kabupaten Pasuruan harus melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar. Langkah ini dimaksukan agar tidak menimbulkan persoalan sosial. Secara umum pekerjaan yang dikerjakan PT Era Jaya Wijaya, PT Mustika Berkah Istimewa (Pemegang KSO-red) dan CV Kawan Kontruksi cukup bagus," imbuhnya.
Baca juga: Bantah Bripda Rendy Anak Anggota Dewan, DPRD Kabupaten Pasuruan Kutuk Keras Perbuatan Kejamnya
Pria yang akrab di panggil Gus Mujib ini juga melakukan peninjauan ke beberapa lokasi bangunan di TPA serta mengecek beberapa item pekerjaan proyek . Ia juga meminta penjelaskan secara detail kepada palaksaan kegiatan fungsi dan kegunaan bangunan yang ada di TPA.
Baca juga: Berdalih UMKM, Pabrik Areng di Pekoren Tak Berizin
Rencananya, lanjut dia, pada awal Januari 2021, TPA Wonokerto sudah difungsikan untuk menangani sampah di Kabupaten Pasuruan. Pasalnya TPA di Kenep Beji sudah over load. (rtn)
Editor : Redaksi