Akhirnya Raden Adipati Wirabumi Ditemukan Tewas Tersangkut Batu

klikjatim.com
Proses evakuasi jasad Raden Adipati Wirabumi. Apriliana/klikjatim.com

KLIKJATIM.Com I Banyuwangi  -  Tim SAR akhirnya menemukan putra bungsu dari keluarga yang terseret banjir bandang sungai Kalibendo.  Raden Adipati Wirabumi yang berusia setahun itu ditemukan  tewas tersangkut batu, Senin (30/11/20) pukul 06.30 WIB.  Sekitar 150 meter dari lokasi ditemukanya jasad ibunya, Linda Maria,31.

[irp]

Baca juga: Oling River Food Festival Cara Banyuwangi Memoles Infratruktur Sebagai Tujuan Wisata

Kasatpolairud Polresta Banyuwangi Kompol Sudarsono, tim yang dibantu warga  cukup sulit saat  melakukan penyisiran. Medan sungai curam. “Licin, kami juga sempat membuka jalan untuk mencari korban bayi yang hilang tersebut, " jelas Sudarsono. 

Peristiwa tersebut terjadi di area sungai Kalibendo pukul 13.30 WIB, Minggu (29/11/2020).  Satu keluarga terseret banjir bandang saat berteduh di bawah jembatan.

Baca juga: Siap-siap Lansia Akan Didatangi Petugas Vaksin Covid-19

Mereka terdiri dari Ayah, Mario, 38 dan istrinya Linda Maria. Beserta kedua anak mereka Falmera, 3, dan Raden Adipati Wirabumi. Mario dan Falmera selamat. Nahas, sang istri ditemukan tak bernyawa.  

Raden Adipati Wirabumi sempat dinyatakan hilang dan dilakukan pencarian. Butuh waktu cukup lama untuk menemukan jasadnya. Pencarian dilakukan tim gabungan dari Basarnas, Polsek dan Koramil Glagah BPBD dan petugas perkebunan Kalibendo

Baca juga: Irdam V Brigjen Arie Sampaikan Kabar Baik, Jatim Keluar dari Lima Besar Covid-19

Kapolsek Glagah AKP Imron menjelaskan keluarga tersebut sebelumnya bermain air di sungai sebelum air meluap.  Tiba-tiba turun hujan dan mereka berteduh di bawah jembatan, “Tiba-tiba datang air bah dengan kecepatan tinggi kemudian satu keluarga ini tersapu" jelas AKP Imron. (rtn)

Editor : Apriliana Devitasari

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru