Prestasi Guk Yuk Sidoarjo Membanggakan, Pendapatan Wisata Memprihatinkan

klikjatim.com
Ajang pemilihan duta wisata Guk dan Yuk Sidoarjo tahun 2020. (ist)

KLIKJATIM.Com | Sidoarjo - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sidoarjo memiliki pekerjaan rumah (PR) yang tampaknya harus segera diselesaikan. Yaitu terkait peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor pariwisata.

[irp]

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

Sebab antara capaian pendapatan dengan prestasi Guk Yuk Sidoarjo malah berbanding terbalik. Di satu sisi duta wisata Guk & Yuk semakin moncer dengan berbagai prestasi yang membanggakan, tapi PAD pariwisata di daerah setempat justru memprihatinkan.

"Selama dua tiga tahun terakhir prestasi Guk Yuk cukup membanggakan. Alumni Guk Yuk pernah menjuarai kontes di Taiwan dan Thailand. Ada juga yang terpilih raki Jawa Timur," beber Kepala Dinas Pemuda, Pariwisata dan Olahraga Kabupaten Sidoarjo.

Namun, lanjutnya, kondisi ini justru tidak selaras dengan PAD di sektor pariwisata. Karena capaian pendapatan dari wisata ternyata hanya mampu menyumbang di bawah angka 1 persen.

Padahal keberadaan duta wisata memiliki tugas utama untuk mempromosikan potensi kepariwisataan, mengenalkan seni dan budaya daerah. Dengan harapan melalui duta wisata ini bisa berdampak terhadap naiknya kunjungan wisata setiap tahun, sehingga bisa berkontribusi untuk PAD Sidoarjo.

Kenyataan ini pun diperkuat oleh Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono. Dia menyinggung bahwa duta wisata memiliki peran yang sangat penting, serta keberadaannya bukan sekedar menjaga tradisi dan budaya saja. Namun duta wisata seharusnya menjadi sebuah ajang yang benar benar mempromosikan potensi wisata Sidoarjo.

"Melalui acara Guk dan Yuk ini merepresentasikan bahwa masyarakat Sidoarjo masih mempertahankan nilai nilai budaya. Namun Sidoarjo masih punya pekerjaan rumah (PR), karena tidak umum atau aneh bila prestasi duta wisata sampai tingkat nasional bahkan internasional, tapi promosi wisata daerah sendiri masih lemah dan pendapatan di sektor wisata masih jauh dari harapan," ungkap Cak Hud, sapaan akrab Hudiyono.

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Jika dilihat dari sumbangsih kegiatan pariwisata memang sangat rendah sekali, yaitu hanya 0,5 persen. "PAD tertinggi dari industri 40 persen, kemudian dari sektor UMKM menyumbang 20 persen, sedangkan dari sektor pariwisata hanya 0,5 persen, jadi masih rendah sekali pendapatan di sektor pariwisata," menurutnya.

Sehingga kondisi ini harus menjadi PR bersama. Dia berharap kepada duta pariwisata yang terpilih agar memiliki kepedulian untuk mempromosikan potensi wisata Sidoarjo.

Lebih jauh dijelaskan, kondisi Sidoarjo sebenarnya menyimpan potensi PAD cukup besar. Misalnya di sektor ekonomi kreatif, potensi terbesarnya adalah wisata olahraga dan sektor pariwisata.

Artinya potensi yang masih belum tergarap maksimal ini harus menjadi tugas tersendiri dari dinas pemuda, olahraga dan pariwisata untuk lebih mengenalkan serta mempromosikan ke publik. "Ada 94 destinasi wisata di Sidoarjo yang perlu dikenalkan dan dikembangkan, jangan sampai kalah dengan daerah lain," tegasnya.

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

Seperti destinasi pulau Lusi dan wisata olahraga berkuda. Kata Cak Hud, kedua destinasi tersebut tidak ada di daerah lain di Jatim.

Perlu diketahui, ajang pemilihan duta wisata Guk & Yuk Sidoarjo 2020 telah berlangsung dengan diikuti 174 peserta yang terdiri dari 78 guk dan 96 yuk. Kemudian pada malam grand final hanya tersisa 20 orang atau 10 pasang Guk dan Yuk, Rabu (25/11/2020).

Lalu, dalam grand final ini akhirnya menobatkan Guk Hadad dan Yuk Afi terpilih sebagai duta Wisata 2020. Sedangkan Guk Deka dan Yuk Ratna terpilih sebagai Guk Yuk persahabatan, serta Guk dan yuk Favorit disematkan kepada Guk Kemal dan Yuk Dita. Kemudian Guk dan Yuk Wakil Dua adalah Guk Ferdi dan Yuk Sinta, serta Guk dan Yuk Wakil Satu diraih oleh Guk Azka dan Yuk Riska. (nul)

Editor : Catur Rini

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru