KLIKJATIM.Com | Gresik - Petugas gabungan dari Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (Satgas Covid) Kabupaten Gresik terus menggencarkan razia protokol kesehatan. Langkah ini bertujuan untuk mempersempit ruang gerak kerumunan masyarakat hingga bisa menekan penyebaran virus corona ini.
[irp]
Baca juga: Otak Pemalsuan SK ASN Pemkab Gresik Ditangkap di Kalimantan Tengah
Petugas gabungan terdiri dari Polres Gresik, Kodim 0817, dan Satpol PP Gresik menggelar patroli yustisi di lokasi wisata religi dan tempat keramaian lainnya. Wisata religi yang menjadi sasaran patroli rutin yaitu, areal Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim, Makam Sunan Giri serta tempat keramaian seperti Alun-alun Gresik.
Petugas dari Polres Gresik, Iptu Khairul A menuturkan, operasi yustisi rutin digelar setiap sabtu malam minggu. “Ini rutin kita gelar setiap sabtu malam minggu. Seperti malam ini, banyak warga yang ke Alun-alun Gresik, ke Maulana Malik Ibrahim dan ke Sunan Giri” tuturnya.
Baca juga: Polisi Kejar Terduga Penipu Berkedok Rekrutmen ASN di Gresik hingga Kalimantan
Ditambahkan, bila ada warga yang kedapatan tidak mematuhi protokol kesehatan, salah satunya memakai masker, maka akan diperingatkan secara humanis. “Tim Satgas menghimbau kepada warga agar menerapkan protokol kesehatan 3 M yaitu, mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. Jika ada warga yang kedapatan tidak memakai masker kita peringatkan secara humanis” terangnya.
Adapun alasan operasi yustisi digelar rutin, dirinya mengungkapkan, hal ini merupakan bentuk perhatian Tim Satgas terhadap kesehatan masyarakat. Serta menegakkan kedisiplinan protokol kesehatan Covid-19 sesuai dengan Perda.
Baca juga: Kecamatan Bungah Kembali Pertahankan Juara Umum MTQ Kabupaten Gresik
“Agar masyarakat selalu memakai masker untuk menjaga kesehatan. Karena pandemi Covid-19 belum selesai dan vaksin masih tahap ujicoba. Maka dari itu, sayangilah kesehatan diri sendiri dan orang lain yang ada disekitar” pungkasnya.
Sementara itu Juru Bicara Satgas Covid Gresik, drg Saifudin Gozali menyebutkan, pada Senin (23/11/2020) terdapat 7 pasien Covid 19 yang sudah dinyatakan sembuh. Sementara pasien terkonfirmasi ada 6 orang. "Untuk pasien yang sembuh berasal dari perawatan Pondok Rehabilitasi Observasi Pasien di Stadion Gejos. Sebagian besar dari mereka adalah pasien tanpa gejala," kata drg Saifudin Gozali. (bro)
Editor : Abdul Aziz Qomar